Beranda - Panduan Hiking - Cara Mencuci Tas Gunung

Cara Mencuci Tas Gunung

Artikel ini membahas secara lengkap tentang cara mencuci tas gunung.

Apa yang akan kamu pelajari?

  • Pertama, alat dan bahan yang perlu kamu persiapkan untuk mencuci tas gunung.
  • Kedua, cara mencuci tas gunung yang benar.
  • Ketiga, tips membersihkan kotoran yang membandel di tas gunung.
  • Terakhir, cara pengeringan tas gunung.

Jika kamu ingin tas gunung milikmu bersih, awet dan terawat, kamu pasti akan menyukai panduan ini.

Yuk, lanjut baca pembahasannya agar lebih paham.

Langkah #1: Periksa jenis kotoran dan bercak kotoran yang ada di tas gunung

Langkah awal yang harus kamu lakukan adalah melakukan pengecekan pada kondisi tas gunung. Cek ada kotoran atau bercak apa saja yang menempel. Ini akan sangat membantumu di langkah-langkah selanjutnya. Misalnya mengenai peralatan yang perlu dipersiapkan hingga metode pencuciannya.

Ada beberapa jenis kotoran atau bercak yang biasanya menempel di tas gunung. Mulai dari kategori ringan hingga berat yang berpotensi meninggalkan bekas di permukaan tas. Kamu bisa lihat keterangannya pada tabel di bawah ini.

KategoriJenis kotoran/bercak
RinganSerpihan kayu, remah-remah makanan kering, debu
SedangTanah, bekas tumpahan makanan basah, minyak, permen karet
BeratLumpur, getah tanaman, arang, sisa tumpahan kopi/teh, tinta

Tidak tertutup kemungkinan ada lebih dari satu jenis kotoran yang menempel di tas gunungmu. Apalagi kalau tas gunungmu baru saja dibawa melalui medan pendakian yang cukup ekstrim.

Langkah #2: Siapkan alat dan bahan yang tepat untuk mencuci tas gunung

Setelah tahu ada kotoran apa saja yang menempel di tas gunungmu, langkah kedua adalah mulai mempersiapkan peralatan. Untuk menjaga keawetan bahan material tas gunung, maka gunakan alat dan bahan yang tepat saat melakukan pencucian. Sebagai gambaran, beberapa alat ini umumnya sering digunakan untuk mencuci tas gunung.

  • Spon 2 sisi

Gunakan spon untuk menjaga agar bahan material dan lapisan khusus pada tas gunung tidak cepat rusak. Pilih spon yang memiliki 2 sisi (kasar dan lembut). Pada permukaan tas yang kotorannya tidak terlalu membandel, kamu bisa gunakan sisi spon yang lembut. Saat perlu ekstra gosokan untuk menghilangkan kotoran, kamu bisa menggunakan sisi spon yang agak kasar.   

  • Sikat gigi

Kamu bisa menggunakan sikat gigi baru atau sikat gigi bekas. Utamakan yang bulu sikatnya lembut. Fungsinya untuk membersihkan bagian resleting dan lipatan-lipatan lain yang tidak dapat terjangkau oleh spon. 

  • Kuas kecil

Alternatif selain sikat gigi adalah kuas kecil. Kuas dipergunakan untuk bagian lipatan yang perlu dibersihkan tanpa air. Biasanya kotoran seperti debu atau remahan makanan memerlukan kuas kecil untuk proses pembersihannya.

  • Sabun bayi

Bahan material tas gunung sangat sensitif dengan zat kimia. Jadi, gunakan sabun bayi yang memiliki kadar pH netral. Kamu juga bisa menggunakan sabun cair atau sampo lain asalkan pHnya netral dan tidak mengandung zat kimia yang keras. Kami tidak merekomendasikan penggunaan sabun detergen untuk mencuci tas gunung karena dapat merusak bahan dan warna tas gunungmu.

  • Karet penghapus

Karet penghapus dapat kamu gunakan untuk membersihkan kotoran yang teksturnya agak lengket. Misalnya, bekas lem yang menempel di permukaan tas. 

  • Kanebo

Kamu dapat menggunakan kanebo untuk membersihkan bagian dalam tas. Biasanya bagian dalam tas gunung jarang sekali kotor berlebihan. Jadi, nantinya cukup dibersihkan dengan kanebo basah saja.

  • Baskom besar dan air

Gunakan baskom besar (atau wadah lain) untuk menampung air. Usahakan ukurannya lebih besar dari ukuran tas gunung yang akan dicuci. Kamu lebih bebas membolak-balikkan tas di wadah yang berukuran besar.

Langkah #3: Pilih metode cara mencuci tas gunung yang tepat

Cara mencuci tas gunung sangat tergantung pada bahan material tasnya. Beda bahan, maka akan berbeda pula cara membersihkannya. Untuk amannya, kamu wajib mengecek dulu wash tag / wash label yang disematkan pada tas gunungmu. Produsen tas akan memberikan petunjuk mengenai bahan material tasmu, lengkap dengan metode pencucian yang disarankan.

Bagaimana kalau tidak ada wash tag? Saran kami, browsing di internet. Pada kolom pencarian, masukkan merek dan tipe tas gunungmu. Nanti kamu dapat menemukan spesifikasi tas hingga saran pencucian yang tepat untuk tas gunung tersebut.

Ada 2 metode yang biasanya digunakan untuk mencuci tas gunung, yaitu light cleaning dan deep cleaning. Cara mana yang akan digunakan tentu kembali pada bahan material dan jenis kotoran yang menempel pada tas gunungmu.    

Light cleaning

Metode light cleaning dapat kamu gunakan kalau tas gunungmu dalam kondisi yang tidak terlalu kotor. Pada metode ini, kamu tidak melakukan pencucian secara menyeluruh. Namun, kamu hanya membersihkan tas di bagian-bagian tertentu yang kotor saja. Berikut beberapa langkah umum pada pencucian dengan metode light cleaning:

Deep cleaning

Untuk tas gunung yang kondisinya sangat kotor, kami sarankan untuk menggunakan metode deep cleaning. Dengan metode ini, tas gunung akan dicuci secara menyeluruh. Berikut beberapa langkah pencucian dengan metode deep cleaning:

  • Kosongkan semua kantong tas. Jangan sampai ada barang yang tertinggal.
  • Posisikan tas terbalik agar pasir dan kotoran lain dari dalam tas dapat dikeluarkan.
  • Kalau desainnya memungkinkan, lepaskan hip belt, strap bahu, frame, dan rain cover untuk dibersihkan secara terpisah. Gunakan sabun, air hangat, dan spon untuk membersihkannya.
  • Untuk tasnya sendiri, siram dulu secara menyeluruh dengan air hangat.
  • Oleskan sabun di seluruh permukaan tas dan gosoklah dengan spon lembut. Kalau ada kotoran membandel, gunakan spon yang agak kasar. Beri perhatian ekstra untuk bagian bawah tas, shoulder pad, dan buckle. Ketiga bagian ini biasanya yang paling sering kotor dan berbau keringat.
  • Kalau sudah dicuci bersih, bilaslah tas gunung dengan air dingin mengalir. Pastikan tidak ada busa yang tertinggal di permukaan tas. Proses pembilasan ini dapat kamu lakukan beberapa kali untuk memastikan tas bersih dari busa sabun.

Langkah #4: Cuci tas gunung secara hati-hati

Sudah tahu metode pencucian apa yang akan digunakan? Mari mulai mencuci! Namun, jangan lupa bahwa mencuci tas gunung itu perlu dilakukan secara hati-hati. Tujuannya supaya tidak merusak material tas, lapisan khususnya, maupun bagian-bagian lain yang fungsinya krusial. Berdasarkan pengalaman kami, 6 hal ini penting untuk kamu perhatikan.

  • Jangan mencuci tas gunung menggunakan mesin cuci. Untuk pengeringan juga jangan menggunakan mesin pengering. Hal ini dikecualikan ketika ada petunjuk lain dari produsen tas gunung yang tercantum pada wash tag.
  • Sebelum dicuci, longgarkan semua belt pada tas gunung. Tujuannya supaya proses pembersihan dapat maksimal ke seluruh bagian tas.
  • Bagian resleting dan jahitan tas biasanya mudah rusak. Bersihkan secara hati-hati saat proses pencucian.
  • Pada beberapa merek, bagian resleting diberi lapisan tahan air. Jadi, jangan menggosok atau menyikat resleting terlalu kuat agar lapisan tersebut tidak rusak.
  • Jangan merendam tas terlalu lama di dalam air karena beberapa bahan akan cepat rusak. Misalnya, strap bahu dan back system yang terbuat dari busa. Bahan ini akan cepat kikis kalau sering terkena air dalam durasi yang cukup lama.
  • Berhati-hatilah saat menggosok kantong tas gunung yang menggunakan bahan jaring. Bahan ini mudah sobek atau putus.

Langkah #5: Bilas tas gunung sampai bersih

Setelah selesai mencuci tas gunung, bilaslah tas gunung dengan air dingin sampai bersih. Bilas perlahan dan teliti. Pastikan tidak ada busa sampo atau sabun yang tertinggal. Busa yang tidak dibilas bersih dan tertinggal dapat membuat noda atau bercak di permukaan tas. Selain itu, bekas busa tersebut dapat membuat tas gunung berjamur dan bau apek. Jadi, jangan asal bilas, ya. Lakukan pembilasan berulang hingga busa benar-benar hilang.

Langkah #6: Periksa bercak kotoran yang membandel, jika masih belum hilang, cuci ulang

Kalau tas sudah selesai dibilas, kamu perlu mengecek ulang keseluruhan bagian tas. Tujuannya untuk memastikan bahwa tas gunungmu sudah benar-benar dicuci bersih. Pada beberapa kondisi, noda pada tas yang tadinya sudah digosok, baru akan terlihat tingkat bersihnya justru setelah dibilas. Ini biasanya terjadi pada noda yang disebabkan oleh kotoran atau bercak yang sulit hilang. Contoh, bekas tumpahan minuman (kopi & teh). Perlu usaha beberapa kali penggosokan, baru noda akan benar-benar hilang. Malahan, ada juga noda yang perlu dicuci ulang dengan cairan pembersih khusus. Cairan pembersih khusus tas ini dapat kamu beli di beberapa toko perlengkapan outdoor atau toko online.

Langkah #7: Lakukan pengeringan tas gunung dengan metode yang benar

Sampai di sini, kamu sudah yakin tas gunungmu bersih dari noda? Kalau iya, berarti kamu dapat langsung mengeringkannya. Cara mengeringkan yang paling tepat adalah dengan diangin-anginkan saja. Cukup gantungkan di tempat yang teduh dan terbuka dengan posisi terbalik. Jangan menjemur tas gunungmu di bawah sinar matahari. Tas gunung yang dijemur langsung di bawah sinar matahari memang akan lebih cepat kering. Namun, risikonya warna tas gunung akan lebih cepat pudar dan tekstur bahannya dapat berubah.

Langkah #8: Setelah tas gunung kering, kasih treatment untuk perawatan tas

Apakah pencucian saja sudah cukup untuk merawat tas gunung? Tentu saja belum cukup. Setelah proses pencucian dan pengeringan, coba berikan treatment tambahan untuk perawatan tas gunung.

Pertama, kamu dapat memberikan cairan pelindung material tas. Kamu dapat menggunakan clear finisher kalau ingin menjaga keawetan warna tas. Ada juga cairan yang berfungsi untuk melapisi tas agar lebih tahan noda dan debu. Kalau ingin meningkatkan fitur tas gunung, kamu juga dapat menambahkan cairan waterproof.

Kedua, berikan perawatan tambahan untuk bagian resleting tas. Resleting menjadi fitur yang sangat penting pada tas gunung. Namun sayangnya, resleting juga lebih sering macet dan aus karena terkena debu, tanah, dan lumpur. Bayangkan seandainya resleting tas gunungmu terbuka dan rusak di jalur pendakian. Pasti repot, kan? Nah, supaya lebih awet, berikan oli pada resleting setelah tas dicuci. Kami biasanya menggunakan oli pelumas mesin jahit yang mudah didapatkan di toko maupun marketplace. Berikan oli di seluruh bagian resleting tas gunung. Beri gerakan buka-tutup berulang pada resleting untuk meratakan oli.

Langkah #9: Selesai

Semua step di atas sudah dilakukan dengan baik? Nah, sekarang saatnya kamu menyimpan tas gunungmu dengan benar. Masukan tas gunung ke dalam plastik khusus. Tujuannya untuk melindungi tas agar tidak terkena debu, cairan, atau kotoran lainnya. Jangan lupa berikan silica gel ke dalam plastik untuk mencegah lembab dan timbulnya jamur.

Setelah itu, simpanlah di tempat yang sejuk dan kering. Hindari tempat penyimpanan yang terkena sinar matahari langsung agar warna tas tidak cepat rusak. Selain itu, jangan menumpuk barang-barang lain, terutama yang bobotnya berat, di atas tas gunung tadi. Tindakan ini untuk mencegah agar bentuk tas tidak berubah karena terlalu lama tertindih beban berat. Perubahan bentuk tas gunung dapat berpengaruh pada kenyamanan saat pendakian. Jadi, berikan space khusus untuk menyimpan tas gunungmu.  

Itulah 9 cara mencuci tas gunung yang bisa kamu praktekkan. Pastikan kamu tidak membiarkan tas gunung kotor terlalu lama setelah pendakian. Segera cuci agar tetap awet dan terawat. Jangan lupa, perhatikan wash tag yang melekat pada tas gunungmu. Dari situ, kamu dapat melihat panduan mengenai cara pencucian yang diperbolehkan sesuai dengan bahan materialnya. Nah, kalau kamu masih punya cara mencuci tas gunung lainnya, langsung saja bagikan kepada kami melalui kolom komentar.

Baca lebih lanjut: Cara Mencuci Sepatu Gunung »

Previous Article

Cara Menentukan Arah Kiblat di Gunung

Next Article

Cara Mengatasi Pacet di Gunung

Tinggalkan komentar