Apa Perbedaan Gunung dan Pegunungan?

Sebagai seorang pendaki gunung, kadang kita ditanya oleh adik kita tentang, “Apa perbedaan gunung dan pegunungan? Lebih menyenangkan mana antara mendaki gunung dan pegunungan?”. Sejenak otak berhenti bekerja. Mungkin karena tidak tahu jawabannya atau karena takut malu salah menjawab. Tenang, nggak usah keringat dingin begitu. Kami akan membantu kamu memberikan penjelasan tentang perbedaan gunung dan pegunungan.

Perbedaan gunung dan pegunungan terletak pada ciri fisik dan bentuknya. Gunung memiliki ciri fisik berupa bukit tunggal yang menjulang lebih tinggi dari kawasan di sekitarnya. Ketinggian gunung minimal 600 m. Gunung berapi memiliki bentuk menyerupai kerucut. Ada yang memiliki ujung lancip ada juga yang tumpul. Contoh: gunung Semeru, gunung Raung, gunung Merapi. Pegunungan memiliki ciri fisik yang berbeda dari gunung. Pegunungan memiliki bentuk deretan, barisan atau banjaran. Jika mengacu definisinya, pegunungan adalah kumpulan dari bukit atau gunung yang membentuk barisan atau banjaran. Contoh: pegunungan Bukit Barisan, pegunungan Kendeng, pegunungan Kapuas Hulu, pegunungan Cycloop.

Ingin penjelasan lebih mendalam? Yuk, lanjut baca!

Apa itu Gunung?

Contoh Foto Gunung Dengan Puncak Berbentuk Kerucut
Foto gunContoh Foto Gunung Dengan Puncak Berbentuk Kerucutung

Gunung merupakan bagian dari permukaan bumi yang berupa tanah yang menjulang lebih tinggi daripada kawasan di sekitarnya. Gunung berbentuk menyerupai kerucut. Ada yang berbentuk kerucut, perisai hingga kubah lava. Kemunculan sebuah gunung, biasanya sangat dipengaruhi oleh pergeseran dari lempeng tektonik, pergeseran orogenic & pergerakan epeirogenik.

Paham? Atau malah bingung? Hehe.

Kemunculan gunung, khususnya gunung berapi selalu berawal dari pergeseran atau tumbukan antar lempeng tektonik di dunia. Kejadian ini biasanya menimbulkan gemuruh di dalam perut bumi & memicu gempa. Apabila terjadi retakan pada lapisan litosfer yang sampai membuat magma keluar dari perut bumi, maka kerucut gunung akan terbentuk. Magma yang keluar dari perut bumi perlahan akan mengeras di permukaan. Dan lambat laun akan menumpuk dan berubah menjadi kerucut gunung berapi yang semakin lama semakin tinggi. Untuk lebih jelasnya, silakan simak ilustrasi kemunculan gunung api di bawah ini:

Gambar Ilustrasi Proses Pembentukan Gunung
Gambar ilustrasi proses pembentukan gunung

Apa itu Pegunungan?

Contoh Foto Deretan Pegunungan Alpen
Contoh Foto Deretan Pegunungan Alpen

Pegunungan merupakan kumpulan gunung dalam satu wilayah yang membentuk barisan atau banjaran. Pegunungan memiliki banyak bukit, punggung gunung dan puncak. Di beberapa negara, pegunungan menjadi seperti benteng alam yang kokoh.

Kemunculan pegunungan dapat melalui berbagai peristiwa alam, diantaranya:

  • Pertama, kemunculan beberapa gunung berapi dalam satu wilayah yang berdekatan.
  • Kedua, pergerakan divergen & konvergen dari lempeng tektonik bumi.
  • Ketiga, kemunculan lipatan, lekukan & patahan pada salah satu lempeng bumi.

Biar kamu lebih paham, silakan simak gambar ilustrasi di bawah ini:

Ilustrasi Proses Pembentukan Pegunungan
Gambar ilustrasi proses pembentukan pegunungan

Setelah kamu amati gambar di atas, ada anak panah hitam yang menunjukkan arah pergeseran lempeng bumi. Pergerakan lempeng bumi dapat mempengaruhi continental crust, lapisan litosfer hingga lapisan astenosfer. Ada beberapa skenario pembentukan pegunungan:

  • Pertama, pergerakan lempeng bumi yang saling mendekat & bertumbukan. Proses tumbukan lempeng bumi dapat menyebabkan lipatan dan lekukan tanah dalam jumlah besar dan memanjang. Lipatan dan lekukan tanah ini akan terdorong naik sampai ketinggian tertentu untuk mencapai kestabilan lempeng bumi. Akibatnya, terbentuk pegunungan baru yang membentang sesuai arah lipatan tanah pasca tumbukan lempeng bumi.
  • Kedua, pergerakan lempeng bumi saling menjauh. Proses peregangan lempeng bumi membuat lapisan litosfer mengalami penarikan ke sisi berlawanan. Apabila tarikan ini semakin kuat, tanah akan retak memanjang dan terjadi patahan. Apabila tepat di bawah patahan ada jalur magma, sebagian besar magma akan muncul di permukaan bumi. Kemunculan magma di permukaan bumi yang mengikuti jalur retakan akan menjadikan pegunungan baru. Saat magma yang keluar telah mengeras akibat suhu dan tekanan disekitarnya kawasan tersebut akan menjadi kawasan pegunungan.

Secara garis besar gambarannya seperti itu. Biar kamu kami yakin, kami sertakan bukti sejarah tentang pembentukan pegunungan Himalaya.

Ilustrasi Proses Pembentukan Pegunungan Himalaya
Ilustrasi proses pembentukan pegunungan Himalaya || Pic: www.dbios.org

10 perbedaan gunung dan pegunungan

Kini saatnya, kamu menyimpulkan dari semua yang kamu pelajari tentang gunung dan pegunungan. Setelah itu, kamu dapat membedakan dengan mudah antara gunung dan pegunungan. Berikut ini rangkuman 10 perbedaan gunung dan pegunungan:

NoPerbedaanGunungPegunungan
1Jumlah puncak.Memiliki satu puncak.Mempunyai banyak puncak.
2Bentuk.Puncak gunung berbentuk kerucut, perisai, kubah lava.Pegunungan berbentuk barisan, banjaran atau bentangan yang menyerupai benteng alam.
3Ciri fisik.Berdiri tunggal di satu wilayah.Kumpulan dari beberapa gunung dalam satu wilayah.
4Luas.Gunung memiliki luas yang lebih kecil dari pada pegunungan.Karena pegunungan adalah kumpulan dari gunung, maka pegunungan memiliki luas wilayah yang lebih besar dari pada gunung.
5Proses pembentukan.Aktivitas vulkanologi, pergeseran lempeng tektonik.Pergerakan lempeng tektonik yang menciptakan lipatan, lekukan atau patahan pada lapisan litosfer bumi.
6Aktivitas vulkanologi.Kebanyakan gunung dulunya memiliki aktivitas vulkanologi. Tapi, beberapa gunung ada yang tidak aktif atau beristirahat sementara.Kebanyakan pegunungan tidak memiliki aktivitas vulkanologi. Kecuali pegunungan dari kumpulan gunung berapi.
7Letak.Kebanyakan gunung terletak di jalur cincin api (ring of fire).Tidak menentu. Kemunculan pegunungan tergantung dari pergerakan lempeng bumi.
8Ketinggian.Berubah-ubah karena ada pengaruh dari aktivitas vulkanologi.Tetap.
9Kawasan hutan.Kawasan hutan mengelilingi kerucut gunung dan membentuk seperti cincin hutan.Kawasan hutan berbentuk banjaran dan membentuk seperti sabuk gunung.
10Penamaan.Selalu di awali dengan penyebutan gunung. Misalnya, gunung Everest.Selalu di awali dengan penyebutan pegunungan. Misalnya, pegunungan Himalaya.

Jalur pendakian di pegunungan jauh lebih panjang dan lebih lama dari pada jalur naik gunung. Dan medan pendakian di pegunungan sangat bervariasi. Terlebih pegunungan Alpen, pegunungan Himalaya dan pegunungan Andes.

Sampai di sini paham ya? Okay, masih ada satu bahasan lagi yang menarik. Yuk, lanjut baca.

10 contoh gunung & pegunungan yang ada di Indonesia

Biar kamu makin nyantol tentang perbedaan gunung dan pegunungan, kami akan memberikan contoh secara langsung.

Berikut ini 10 contoh gunung di Indonesia:

  1. Gunung Semeru.
  2. Gunung Merapi.
  3. Gunung Rinjani.
  4. Gunung Bromo.
  5. Gunung Kerinci.
  6. Gunung Ijen.
  7. Gunung Krakatau.
  8. Gunung Sinabung.
  9. Gunung Gede.
  10. Gunung Merbabu.

Berikut ini 10 contoh pegunungan di Indonesia:

  1. Pegunungan Bukit Barisan, Sumatera.
  2. Pegunungan Kapur Utara, Jawa Tengah sampai Jawa Timur.
  3. Pegunungan Kendeng, Jawa Tengah sampai Jawa Timur.
  4. Pegunungan Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.
  5. Pegunungan Muller, Kalimantan Barat.
  6. Pegunungan Tinggi Bingkoku, Sulawesi Tenggara.
  7. Pegunungan Tinggi Bone, Sulawesi Selatan.
  8. Pegunungan Barisan Sudirman, Papua.
  9. Pegunungan Jayawijaya, Papua.
  10. Pegunungan Cycloop, Papua.

Nah, sekarang pemahaman kamu tentang perbedaan gunung dan pegunungan telah komplit. Kalau ada pertanyaan silakan tinggalkan pertanyaan di kolom komentar di bawah.

Baca lebih lanjut: Pulau Manakah di Indonesia yang Tidak Memiliki Gunung Api? »

Previous Article

Bolehkah Membawa Pisau ke Gunung?

Next Article

Tempat Camping di Bandung

Tinggalkan komentar