Tips Memilih Tas Gunung

Mau beli tas gunung, tapi bingung cara memilih tas gunung yang benar? Itu dilema besar bagi para pendaki pemula. Terlebih, untuk pendaki yang baru mau beli perlengkapan mendaki gunung. Dia belum mempunyai pengalaman dan pengetahuan yang lengkap tentang seluk beluk tas gunung.

Dilema berikutnya adalah tas gunung memiliki harga yang relatif mahal. Apabila sampai salah pilih, kamu akan kehilangan uang dalam jumlah besar. Banyak kasus pendaki pemula yang memilih tas gunung keren tapi tidak nyaman saat dipakai untuk mendaki. Ada yang merasa tas gunung miliknya kebesaran dan ada juga yang merasa kekecilan. Intinya, tas gunung yang dia beli, tidak nyaman saat digendong. Kalau sudah seperti itu, kamu hanya bisa menyesal. Menyesal karena uang yang telah lama kamu tabung hilang. Dan menyesal karena terus-menerus mengeluhkan tas gunung selama pendakian.

Itu hal yang menyebalkan, bukan? Agar kejadian tersebut, tidak terulang. Kami akan memberikan tips memilih tas gunung terbaik, khusus untuk kamu. Supaya kamu tidak salah dalam membeli tas gunung pertamamu. Berikut 10 tips memilih tas gunung dari Napaktilas.

Untuk lebih jelasnya, kamu sudah mengulasnya di pembahasan artikel ini. Yuk, lanjut baca.

1. Jangan memilih tas gunung berdasarkan fashion, utamakan fit & function

Kami pernah bertemu seorang pendaki pemula yang menggunakan tas gunung dengan tampilan keren. Baik itu dari segi warna maupun model tasnya. Padahal, sepintas saja dilihat, tas tersebut sebenarnya tidak sesuai dengan bentuk tubuh si pendaki. Ukurannya pun terlalu besar untuk durasi pendakian yang terbilang singkat. Nah, kesalahan ini sering dilakukan oleh pendaki pemula. Mereka membeli tas gunung hanya berdasarkan tampilan yang menarik dan terlihat fashionable saat digunakan.

Saat ini memang banyak tas gunung yang dibuat dengan tampilan keren dan eye-catching. Namun, jangan lupa bahwa tas gunung wajib menunjang keamananmu selama pendakian. Utamakan dulu memilih tas gunung yang fungsinya sesuai dengan kebutuhan, nyaman saat dikenakan, dan ukurannya pas dengan bentuk tubuhmu (ergonomis).

2. Pilih ukuran tas gunung sesuai dengan lama pendakian

Tips memilih tas gunung selanjutnya adalah saat membeli tas gunung, kamu perlu memilih ukuran tas sesuai dengan lamanya pendakian. Sebabnya, lama pendakian akan mempengaruhi berapa banyak jumlah barang dan logistik yang dibawa. Tentu dengan semakin banyak barang dan logistik, kamu juga membutuhkan tas gunung yang berukuran besar.

Tas gunung yang beredar di pasaran umumnya memiliki ukuran mulai dari 10 liter sampai dengan 100 liter. Kira-kira mana nih yang paling sesuai dengan kebutuhanmu? Sebagai gambaran, cek di bawah ini, ya.

Lama waktu pendakianUkuran tas gunung
Beberapa jam (tidak sampai 1 hari full)10 – 35 liter
1 – 2 malam35 – 65 liter
3 – 5 malam50 – 80 liter

Untuk pemula, pada pendakian singkat (tek-tok) yang hanya beberapa jam, kamu cukup menggunakan daypack kapasitas antara 10 – 35 liter. Kemudian, untuk 1 – 2 hari, kami merekomendasikan tas model carrier kapasitas 45 liter. Untuk 3 hari 2 malam, pemula dapat mencoba tas gunung kapasitas 65 liter.

Baca terus: 10 perbedaan tas carrier dan daypack »

3. Pilih tas gunung yang memiliki konstruksi rangka yang kuat

Berbeda dengan tas biasa, tas gunung dirancang dengan konstruksi khusus. Konstruksi tas gunung meliputi kerangka badan tas, frame punggung (internal/external frame), tali bahu, dan sabuk pinggang. Semakin berat barang yang akan dibawa, maka tas gunung wajib memiliki konstruksi rangka yang kuat. Tujuannya agar selama pendakian, kamu tetap stabil dan nyaman saat menggendong tas di medan yang tidak rata sekalipun.

Apakah semua tas gunung harus memiliki frame punggung? Tidak juga. Untuk pendaki yang membawa beban 5-10 kg, tas gunung tanpa frame punggung sudah cukup bagus. Namun, untuk pendaki yang membawa beban lebih dari 10 kg, sebaiknya memilih tas gunung yang memiliki frame punggungfiber atau aluminium. Tujuannya agar beban yang dibawa tidak langsung bertumpu hanya pada badan dan bahu.

4. Pilih tas gunung yang memiliki desain sesuai anatomi tubuh pendaki

Anatomi tubuh setiap orang pasti akan berbeda. Apalagi antara pria dan wanita. Untuk itulah tas gunung didesain khusus untuk menyesuaikan dengan anatomi tubuh penggunanya. Inilah yang harus kamu perhatikan saat memilih tas gunung terbaik. Sesuaikan desain tas dengan anatomi tubuhmu sendiri. Tujuannya agar pundak dan punggung tidak cepat lelah atau sakit karena beban yang berlebihan. Perhatikan terutama pada bagian tali bahu, back system, dan sabuk pinggang. Tali bahu yang dilengkapi dengan busa tebal akan menjadi pilihan yang baik. Busa tebal tersebut akan mencegah tekanan berat langsung pada bahu dan punggung. Cek ulang label tas untuk memastikan produk tersebut women series atau men series.

5. Pilih tas gunung sesuai ukuran torso dan pinggang pendaki, bukan berdasarkan tinggi badan

Tips memilih tas gunung yang tak kalah penting adalah perhatikan ukuran torso punggungmu. Memilih tas gunung harus memperhatikan ukuran torso (batang tubuh belakang) dan pinggang. Sebabnya, saat digendong, tas akan bertumpu hanya pada dua bagian ini. Bukan di keseluruhan tinggi badan. Dilansir dari Rei.com, berikut ini beberapa contoh ukuran panjang torso pendai:

Body sizeTorso lengthEVOC protector size
155 cm – 170 cm38 cm – 43 cmS
170 cm – 192 cm44 cm – 50 cmM – L
192 cm – 200 cm51 cm – 56 cmXL

Ada baiknya kamu mengetahui panjang torsomu terlebih dahulu. Nantinya saat berada di toko, kamu tinggal menyesuaikan ukuran tas dengan panjang torsomu. Jangan sampai salah pilih karena akan sangat berisiko untuk kenyamananmu saat menggendong tas di pendakian.

6. Pilih tas gunung yang memiliki ventilasi punggung (air flow system) yang baik

Bayangkan kalau kamu harus mendaki berjam-jam, tetapi tas yang kamu gunakan tidak memiliki air flow system. Pasti panas, gerah, dan terasa basah di punggung. Pilih tas gunung yang didesain dengan lekukan pada bagian punggung untuk mengalirkan panas keluar. Kamu juga bisa melihat panel jala pada bagian punggung maupun strap bahu tas. Panel ini disematkan sebagai sirkulasi udara pada tas sehingga kamu tidak akan kegerahan.

7. Pilih tas gunung yang memiliki fitur perlindungan terhadap perubahan cuaca di gunung

Kamu tidak akan pernah tahu bagaimana kondisi cuaca saat pendakian. Kapan saja cuaca dapat berubah menjadi lebih ekstrim. Entah mendadak hujan atau malah menjadi lebih terik. Nah, oleh sebab itu, pilihlah tas gunung yang dilengkapi dengan fitur perlindungan terhadap perubahan cuaca ini. Misalnya, teknologi waterproof untuk ketahanan pada air. Teknologi waterproof ini biasanya tidak hanya disematkan pada bahan pembuatan tas, tetapi juga berupa tambahan rain cover. Untuk penahan panas, ada juga tas yang dibuat dengan bahan tahan UV seperti polyster.

8. Pilih tas gunung yang terbuat dari bahan material yang premium

Untuk menjaga keawetan tas gunung, kamu perlu memastikan tas tersebut dibuat dari bahan terbaik. Ini penting karena saat pendakian kamu akan melalui medan yang cukup berat dan ada kemungkinan perubahan cuaca yang mendadak. Tanpa bahan berkualitas terbaik, tas gunungmu sangat mungkin akan menjadi cepat rusak. Bahan-bahan seperti nilon, canvas, cordura, dan polyster biasanya paling sering digunakan pada tas gunung. Keempatnya dikenal kuat, awet, dan tahan pada perubahan kondisi cuaca. Sebenarnya, masih ada lagi beberapa bahan material yang sering digunakan untuk membuat tas gunung. Masing-masing bahan tersebut memiliki keunggalan tersendiri.

Supaya kamu tidak bingung, kami rangkumkan beberapa bahan material berkualitas baik yang dapat kamu pilih. Kami merangkumnya dari website Expert World Travel.

General backpack material typesBranded Backpack MaterialsBackpack material waterproofing
NylonRipstop (nylon, polyster, polypropylene)DWR – durable water repellent
PolysterCorduraPU Coating
PolypropyleneKodra nylonPVC Coating or laminate
CanvasBallistic nylonTPU – film laminate

9. Pertimbangkan fitur-fitur tambahan yang bermanfaat saat pendakian

Berbeda dengan tas biasa, tas gunung menggunakan banyak fitur tambahan untuk mendukung keamanan selama pendakian. Fitur-fitur tersebut dapat membantu menampung kebutuhan barang yang diperlukan. Berikut ini fitur pada tas gunung yang wajib kamu perhatikan saat memilih tas gunung terbaik:

Top lid

Biasanya ini disebut juga dengan kepala carrier. Fitur ini biasanya digunakan untuk menyimpan barang-barang yang paling sering digunakan pada saat pendakian. Pada beberapa merek, top lid ada yang didesain sedemikian rupa sehingga dapat dilepas. Nantinya dapat digunakan sebagai daypack.

Load lifter

Fitur ini penting untuk mengencangkan tas setelah dipacking. Kalau tas dikencangkan, maka beban akan terasa lebih ringan dan nyaman digendong.

Side zip

Side zip berfungsi sebagai ruang tambahan untuk menyimpan esensial gear seperti senter, pisau, head lamp, dan sebagainya.

Zip pocket / water bottle pocket

Biasanya fitur zip pocket berada di bagian bawah side zipper. Fungsinya untuk menyimpan botol minuman atau tabung gas portable.

Hip belt

Fitur ini disematkan untuk membantu menahan beban tas sehingga lebih seimbang saat digunakan.

Hip belt pocket

Pada hip belt biasanya juga dibuat kantong khusus sebagai tempat penyimpanan. Kamu bisa menempatkan beberapa barang penting supaya lebih mudah dijangkau pada hip belt pocket ini.

Pole loops / kaitan trekking pole

Kamu dapat menemukan fitur ini di bagian paling bawah ransel. Bentuknya seperti pita kecil. Fungsinya untuk mengaitkan trekking pole atau walking stick.

Front pocket dan top zipper

Tas gunung yang berkualitas lengkap biasanya akan menyematkan front pocket dan top zipper sebagai fitur tambahan. Fungsinya sebenarnya sama saja, yaitu untuk menyimpan barang tertentu. Namun, keunggulannya ada pada kemudahan untuk mengakses barang yang diletakkan pada kedua pocket ini.

 10. Pilih tas gunung yang bermerek, jangan yang KW

Tips memilih tas gunung yang terakhir adalah pilihlah tas gunung yang bermerek, karena produk telah melalui QC produk yang ketat. Jadi, kamu pasti mendapatkan tas yang bagus.

Seorang teman pendaki pernah berkata, “ah, malasbeli tas gunung merek x. Tas dari merek itu oke sih, tapi mahal! Ada yang yang lebih murah dengan bentuk sama, kok.”

Saran kami, jangan menerapkan pola pikir seperti itu saat kamu memilih tas gunung terbaik. Apalagi kalau kamu memang hobi dan akan sering melakukan pendakian.

Pilihlah tas gunung asli dari merek yang memang sudah terkenal dengan kualitasnya. Baik itu merek lokal atau luar negeri. Sebut saja merek-merek seperti Deuter, Osprey, Millet, Salomon, Quechua, Eiger, Consina, dan Arei. Produk tas gunung dari merek-merek tersebut biasanya paling banyak diminati karena kualitasnya terbaik.

Biasanya, tas gunung dari merek-merek yang bagus memiliki standar khusus, baik dalam pemilihan bahan hingga proses pembuatannya. Selain itu, produknya akan melalui proses quality control yang ketat terlebih dahulu untuk memastikan mutunya. Keuntungan lain adalah kesempatan untuk complain, retur, hingga garansi produk. Ini hanya akan kamu dapatkan saat membeli tas gunung bermerek yang asli.

Jadi, kalau kamu memiliki budget lebih, maka belilah tas gunung bermerek di official store atau agen resminya. Walaupun mahal, tapi kenyamanan selama mendaki akan terjamin dan tasnya pun lebih awet untuk jangka panjang.

Memilih tas gunung memang bukan perkara sepele. Kenyamanan dan keamananmu selama pendakian turut dipengaruhi oleh tas gunung yang kamu gunakan. Jadi, jangan asal pilih. Tidak mau, kan, pundakmu cepat lelah karena menggendong tas gunung yang salah? Mulai sekarang, coba deh, praktekkan. 10 tips memilih tas gunung terbaik yang sudah kami bagikan tadi. Kalau ada tips yang masih terlewat, jangan ragu bagikan kepada kami melalui kolom komentar, ya.

Baca lebih lanjut: Cara Packing Carrier »

Previous Article

Jalur Pendakian Gunung Prau

Next Article

Kenapa di Indonesia Banyak Gunung Berapi?

Tinggalkan komentar