3 Jalur Pendakian Resmi Gunung Andong (Update 2022)

Artikel ini membahas secara lengkap tentang jalur pendakian resmi Gunung Andong.

Apa yang akan kamu pelajari?

  • Lokasi basecamp pendakian Gunung Andong.
  • Transportasi menuju basecamp pendakian Gunung Andong.
  • Peta dan rute jalur pendakian resmi Gunung Andong.
  • Biaya registrasi pendaki di Gunung Andong.
  • Medan pendakian Gunung Andong.
  • Estimasi waktu pendakian.
  • Spot foto terbaik di Gunung Andong
  • Informasi penting terkait pendakian di Gunung Andong.

Jika kamu sedang mencari ulasan lengkap tentang jalur pendakian Gunung Andong, kamu pasti menyukai pembahasan dari artikel Napaktilas ini.

Tertarik? Yuk, lanjut baca.

Sekilas tentang Gunung Andong

Sekilas Tentang Gunung Andong
Gunung Andong (1.463 m) (sumber: instagram.com/sulistiyoraden14/)
Nama gunungGunung Andong
Ketinggian1.463 m
Jenis gunungGunung berapi tipe perisai
Letusan terakhir
Peringkat Gunung AndongGunung Tertinggi ke-2 di Magelang
Letak gunungKabupaten Magelang, Jawa Tengah, Indonesia
Nama puncak di Gunung AndongPuncak Makam, Puncak Andong, Puncak Alap-alap
Jalur pendakian resmi Gunung AndongJalur pendakian Gunung Andong via Sawit
Jalur pendakian Gunung Andong via Pendem
Jalur pendakian Gunung Andong via Gogik
Jalur pendakian termudahJalur pendakian Gunung Andong via Sawit
Jalur pendakian tercepatJalur pendakian Gunung Andong via Pendem (0,7 km)

Gunung Andong (1.463 m) merupakan gunung api tipe perisai yang terletak di wilayah administratif kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Indonesia. Menurut BMKG, saat ini Gunung Andong tidak menunjukkan aktivitas vulkanologi. Jadi, Gunung Andong boleh didaki.

Jika kamu pendaki pemula, Gunung Andong bisa kamu jadikan tempat untuk berlatih. Karena Gunung Andong merupakan salah satu dari 10 rekomendasi gunung untuk pendaki pemula favorit banyak orang. Para pendaki pemula menyukai Gunung Andong karena medan pendakiannya mudah, waktu tempuhnya cepat dan pemandangannya sangat cantik.

Dari puncak Andong, kamu dapat melihat keindahan 7 gunung sekaligus. Ketujuh gunung tersebut adalah Gunung Merapi, Gunung Merbabu, Gunung Sindoro, Gunung Sumbing, Gunung Prau, Gunung Ungaran, dan Gunung Telomoyo. Dan saat cuaca cerah di pagi hari, kamu bisa melihat golden sunrise yang indah dari puncak Andong.

Jika ngobrolin soal mendaki gunung Andong, mungkin kamu bertanya, “Kenapa banyak orang gemar mendaki Gunung Andong? Apa istimewanya?

Ehmmm, jawaban setiap orang bisa bervariatif. Tapi, kami mencoba merangkumnya, khusus untuk kamu. Menurut hasil investigasi kami, setidaknya ada 5 alasan kenapa Gunung Andong menjadi favorit banyak pendaki, di antaranya:

  • Pertama, medan pendakian mudah dan jarak ke puncak relatif dekat. Dengan menempuh jarak pendakian sejauh 800 m, kamu sudah bisa sampai ke puncak Andong.
  • Kedua, pesona alam dari puncak Andong sangat cantik. Dari puncak Andong kamu dapat melihat samudera di atas awan yang cantik. Pemandangan yang megah kota Magelang dari atas Gunung Andong dan deretan gunung-gunung tinggi di Jawa yang sangat ikonis. Misalnya, Gunung Merapi, Gunung Merbabu, Gunung Telomoyo, dll.
  • Ketiga, area camping berada di puncak. Alhasil, kamu bisa melihat samudera awan saat membuka pintu tenda. Bahkan kamu bisa camping di igiran/punggung pegunungan Andong yang epik.
  • Keempat, ada warung warga di area puncak Andong. Jika kamu kehabisan bekal atau malas masak, tinggal ke warung buat beli makan. Hehe.
  • Kelima, fasilitas wisata sangat lengkap. Basecamp pendakian telah dikelola secara baik. Ada sumber mata air di jalur pendakian. Petunjuk jalan di jalur pendakian sangat jelas. Dan apabila ada kecelakaan di gunung, tim relawan dan SAR selalu siaga untuk membantu para pendaki.

Selain pesona alam yang memesona dari puncak Andong, Gunung Andong juga menyimpan berbagai potensi tempat wisata menarik, di antaranya:

  • Grenden Ecological Park
  • Embung Sekembang Pagergunung
  • Air Terjun Sumuran
  • Puncak Alap-alap
  • Bukit Grenden
  • Air Terjun Sekar Langit
  • Top Selfie Pinusan Kragilan

Wahana wisata alam di lereng Gunung Andong tersebut sangat cocok untuk rekreasi bersama teman, rekan kantor, keluarga atau pasangan. Suasana lokasi wisata alamnya sangat sejuk, indah dan asri. Di beberapa lokasi wisata alam juga tersedia taman wisata. Jadi, kalau kamu sedang malas mendaki, kamu bisa rekreasi dan bersantai di sana.

Jalur pendakian resmi Gunung Andong

Di awal artikel, kami telah menjelaskan sekilas tentang Gunung Andong. Mulai dari kondisi alam, pesona alam, dan karakteristik Gunung Andong. Anggap saja, itu pengetahuan umum bagi para pendaki yang ingin mendaki Gunung Andong.

Nah, mulai dari sini, kami akan menjelaskan secara lebih mendalam terkait jalur pendakian resmi Gunung Andong.

Mulai tertarik? Yuk, lanjut.

Secara resmi, hanya ada 3 jalur pendakian resmi Gunung Andong, yaitu:

  • Jalur pendakian Gunung Andong via Sawit
  • Jalur pendakian Gunung Andong via Pendem
  • Jalur pendakian Gunung Andong via Gogik

Catatan: Selain ketiga jalur pendakian resmi di atas, ada 3 jalur pendakian Gunung Andong lainnya, yaitu: jalur pendakian Gunung Andong via Kembangan, jalur pendakian Gunung Andong via Kudusan dan jalur pendakian Gunung Andong via Temu. Akan tetapi, ketiga jalur pendakian tersebut belum terdaftar secara resmi menjadi jalur pendakian untuk umum. Jadi, kami tidak mengulasnya.

Sampai di sini paham ya?

Nah, pada ulasan selanjutnya, kami akan membahas secara mendalam setiap jalur pendakian resmi Gunung Andong di atas. Yuk, lanjut baca.

Jalur pendakian Gunung Andong via Sawit

Gerbang Jalur Pendakian Gunung Andong Via Sawit
Gerbang jalur pendakian Gunung Andong via Sawit (sumber: instagram.com/bang_rhmns/)
Lokasi basecampDusun Sawit, RT.003/RW.03, Nongkosawit, Girirejo, Kec. Ngablak, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah (Cek di Google Maps)
Nomor telepon basecamp Sawit085643039650
Transportasi menuju basecampOjek, motor, mobil
Biaya registrasi pendakianHTM: Rp20.000
Parkir mobil: Rp10.000
Parkir motor: Rp5.000
Jam operasionalSetiap hari, 24 jam
Jarak basecamp sampai puncak0,8 km
Jumlah pos pendakian3
Estimasi lama waktu pendakian ideal2 hari 1 malam
Ketersediaan sumber airAda
Pos terakhir sebelum puncak3
Rekomendasi ngecampArea camping sebelum puncak Andong
Rute menuju basecamp SawitDari Yogyakarta:
2 jam 10 menit (60.7 km) via Jl. Magelang/Jl. Magelang – Yogyakarta (Cek di Google Maps)
Dari Semarang:
1 jam 33 menit (66.9 km) via Jl. Tol Semarang – Solo/Jl. Tol Ungaran-Bawen (Cek di Google Maps)
Dari Boyolali:
1 jam 6 menit (37.7 km) via Jl. Wonosari – Pakis (Cek di Google Maps)
Dari Solo:
1 jam 43 menit (75.5 km) via Jl. Tol Salatiga – Kertosono/Jl. Tol Semarang – Solo (Cek di Google Maps)

Jalur pendakian Gunung Andong via Sawit merupakan jalur pendakian Gunung Andong terfavorit bagi para pendaki. Hal ini karena jalur Sawit terlebih dulu viral dan dikenal banyak orang melalui sosial media. Jadi, kalau ada orang yang bertanya jalur pendakian ke Gunung Andong, jawabannya ya via Sawit.

Selain karena terkenal lebih dahulu, jalur Sawit juga merupakan jalur pendakian yang mudah untuk para pendaki pemula. Jalur pendakiannya relatif landai, jarak tempuhnya pendek dan cepat sampai ke puncak Andong.

Tertarik ini, mendaki via Sawit. Tapi, di mana lokasi basecamp Sawit?

Lokasi basecamp pendakian Gunung Andong via Sawit terletak di Dusun Sawit, RT.003/RW.03, Nongkosawit, Girirejo, Kec. Ngablak, Kabupaten Magelang. Kamu dapat menuju basecamp dengan menggunakan motor atau mobil. Akses jalan sudah baik dan nyaman.

Selain karena akses menuju basecampnya mudah, ada 5 alasan lain kenapa kamu harus mencoba mendaki Gunung Andong via Sawit.

  • Pertama, akses menuju basecamp mudah dengan jalan aspal yang lebar. Petunjuk jalan menuju basecamp sangat jelas dan jalan tidak begitu curam. Jadi, kamu akan mudah mencapai area basecamp pendakian.
  • Kedua, terdapat sumber air di jalur pendakian. Jadi, kamu nggak perlu takut lagi kehabisan bekal air saat naik atau turun gunung.
  • Ketiga, jalur pendakian relatif mudah, landai dan cepat. Hanya perlu 1-2 jam kamu sudah bisa sampai ke puncak Andong via Sawit.
  • Keempat, panorama alam di puncak Andong sangat epik. Dan pemandangan alam di jalur perbukitan Andong sangat cantik. Terlebih saat kamu mengabadikannya melalui video drone.
  • Kelima, terdapat banyak warung warga yang ada di setiap pos pendakian hingga di area camping dekat puncak Andong.

Semakin tertarik untuk mendaki lewat jalur pendakian Sawit?

Yuk, gasss. Hehe.

Tapi, jangan buru-buru. Sebelum mendaki Gunung Andong via Sawit, terlebih dahulu kamu harus tahu rute dan medan pendakiannya.

Persiapan yang matang akan menjadikan perjalananmu lancar sampai tujuan. Betul?

Nah, spesial untuk kamu, kami akan bagikan peta pendakian dan rangkuman informasi penting terkait medan pendakian Gunung Andong via Sawit. Mau?

Berikut peta jalur pendakian Gunung Andong via Sawit:

Peta Jalur Pendakian Gunung Andong Via Sawit
Peta jalur pendakian Gunung Andong via Sawit

Dari peta pendakian di atas, kamu akan mendapatkan gambaran besar tentang jalur pendakian Gunung Andong via Sawit. Biar pengetahuan kamu makin lengkap tentang jalur Sawit, kami tambahkan juga informasi terbaru medan pendakian dan estimasi waktu pendakian dari peta di atas. Simak rangkuman pendakian Gunung Andong via Sawit melalui tabel di bawah ini:

Jalur PendakianJarak TempuhWaktu TempuhMedan Pendakian
Basecamp – Pos 1200 m20 menitDi awal pendakian, kamu akan berjalan di jalan pedesaan yang terbuat dari aspal. Tak lama, setelah keluar dari area pemukiman, kamu akan menapaki jalanan cor beton yang melintasi ladang penduduk. Sampai akhirnya, kamu akan berjumpa dengan Gapura pendakian Gunung Andong via Sawit. Gapura ini adalah penanda gerbang masuk ke area hutan Gunung Andong. Setelah 100 m dari Gapura tersebut kamu akan mulai memasuki medan tanah dan mulai menerobos hutan Gunung Andong. Setelah memasuki hutan, kamu akan menemukan simpangan jalur lama dan jalur baru. Saran kami ambil jalur baru saja, karena lebih cepat sampai ke pos 1.
Pos 1 – Pos 2150 m10 menitDari pos 1 menuju pos 2, jalan mulai menanjak zig-zag. Tidak begitu terjal tanjakannya. Jadi, kamu bisa berjalan cepat. Trek pendakian didominasi oleh jalan tanah di bawah pepohonan pinus. Pemandangan di sekeliling jalur pendakian adalah semak belukar dan pepohonan pinus yang rimbun. Tepat sebelum pos 2 ada warung warga dan toilet umum. Di pos 2, kamu bisa bersantai dan istirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan ke puncak.
Pos 2 – Pos 3150 m15 menitPos 2 ke pos 3 jaraknya relatif dekat, namun jalurnya mulai menanjak. Di awal perjalanan, jalur pendakian masih berupa jalur setapak tanah. Setelah 100 m, jalanan mulai berubah menjadi jalur tanah berbaru. Ini menandakan, kamu mulai keluar dari hutan dan mulai menaiki bukit. Pemandangan menjelang pos 3 sangat cantik karena medan pendakian mulai terbuka. Kamu dapat melihat jurang dan lembah yang hijau di Gunung Andong. Sebelum pos 3, kamu akan menemukan persimpangan jalur lama dan jalur baru. Dan tepat di atas persimpangan jalan ada shelter pos 3 Gunung Andong via Sawit. Di pos 3, pemandangan kota Magelang terlihat begitu indah saat cuaca cerah. Karena di pos 3, berada di atas bukit yang cukup tinggi dengan area yang terbuka di samping kiri dan kanannya. Kami merekomendasikan untuk istirahat sejenak di sini.
Pos 3 – Puncak Andong300 m30 menitDari pos 3, kamu akan berjalan di jalan setapak pada pinggiran tebing. Pemandangan di sini, sangat cantik. Udara sangat sejuk dan suasanya sunyi menentramkan. Jalur pendakian masih berupa jalan setapak tanah berbatu. Setelah 15 menit berjalan, kamu akan bertemu sebuah simpangan, di mana, arah kiri menuju puncak makam, arah kanan menuju ke puncak Andong dan arah lurus (turun) menuju ke warung warga. Warung di area puncak makam ini cukup nyaman dan ada fasilitas toiletnya. Jadi, jika kamu kehabisan bekal atau ingin ke toilet bisa mampir dulu. Jika kamu ingin langsung ke puncak, ambil kanan dan lurus menanjak melewati punggung pegunungan untuk sampai ke puncak Andong.

Rangkuman singkat tentang jalur pendakian Gunung Andong via Sawit.

  • Jarak total yang kamu tempuh dari basecamp Sawit sampai ke Puncak Andong adalah 0,8 km.
  • Menjelang pos 3, kamu akan menemukan persimpangan jalur lama dan jalur baru.
  • Dengan kondisi fisik yang bugar, kamu dapat menyelesaikan pendakian dari basecamp Sawit sampai ke puncak Andong dengan waktu sekitar 1 jam 15 menit. Namun, untuk pendaki pemula, biasanya butuh waktu sekitar 2 jam perjalanan. Jadi, jangan memaksakan diri ya, sesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing. Terlebih, pendaki yang membawa rombongan cewek.
Area Camping Di Puncak Andong
Area camping di dekat puncak Andong (sumber: instagram.com/gunungandong/)

Biarpun Gunung Andong bisa kamu daki dalam waktu 1-2 jam, tidak ada salahnya untuk bermalam di area camping di puncak Andong. Menurut pengalaman kami, tempat camping yang nyaman berada di dekat warung di area puncak. Ada 3 alasan kenapa tempat ngecamp tersebut nyaman:

  • Pertama, tanah lapangnya luas. Pemilik warung memilih spot warung tidak awal pilih, mereka mempertimbangkan arah angin, cuaca, kenyamanan dan luas tanah lapang. Nah, di sini, kamu bisa menggunakan hasil penemuan mereka. Hehe.
  • Kedua, dekat untuk akses ke puncak Andong, puncak makam dan puncak Alap-alap. Dari area camping di dekat puncak kamu bisa menikmati sunset dan sunrise dengan maksimal. Karena jaraknya relatif dekat dari ketiga puncak Andong.
  • Ketiga, tidak berada di bibir jurang dan dekat dengan warung warga. Beberapa pendaki memilih mendirikan tenda di igiran jalur menuju puncak Andong. Sekilas terlihat cantik, tapi ini berbahaya saat terjadi badai. Nanti perlengkapan pendakianmu bisa terbawa badai dan jatuh ke jurang. Nah, kalau nge-camp-nya di dekat warung, saat terjadi badai, dan tendamu tidak kuat menahan badai tersebut, kamu bisa langsung berlindung ke warung warga yang lebih kokoh.

Terakhir, saat mendaki Gunung Andong via Sawit, jangan buru-buru turun. Memang benar, jarak tempuhnya dekat dan waktu tempuh ke puncak Andong relatif pendek. Namun, ada banyak pesona alam memesona yang kamu lewatkan jika buru-buru turun.

Misalnya ini ya, apabila cuaca cerah, kamu bisa melihat samudera d atas awan nan epik dari puncak Andong. Kamu juga bisa melihat deretan siluet gunung-gunung cantik yang menjulang tinggi. Seperti, Gunung Telomoyo, Gunung Merapi, Gunung Merbabu, Gunung Sindoro, Gunung Sumbing, Gunung Prau dan Gunung Ungaran.

Makin tertarik untuk mendaki Gunung Andong via Sawit? Yuk, liburan besok, agendakan naik ke Gunung Andong via Sawit.

Informasi penting dari pengelola jalur pendakian Gunung Andong via Sawit:
1. Selama pandemi Covid-19, pendaki wajib mengikuti protokol kesehatan saat mendaki gunung. Jaga jarak, pakai masker, rajin cuci tangan dan selalu makan makanan sehat.
2. Khusus pendakian di masa pandemi Covid-19 pendaki perlu mempersiapkan beberapa hal untuk keperluan registrasi, di antaranya: 1. Surat Vaksin. 2. Fotokopi identitas (KTP), 3. Mengisi formulir registrasi. 4. Membayar biaya registrasi sebesar Rp20.000/orang.
3. Pendaki dilarang membawa tisu basah, miras dan obat terlarang.
4. Pendaki dilarang membuang sampah sembarangan. Sampah pendakian wajib dibawa turun lagi.
5. Pendaki dilarang menebang pohon, menyalakan api unggun dan merusak alam di Gunung Andong.

Jalur pendakian Gunung Andong via Pendem

Gerbang Jalur Pendakian Gunung Andong Via Pendem
Gerbang jalur pendakian Gunung Andong via Pendem (sumber: instagram.com/suq_tree/)
Lokasi basecampArea Hutan/Kebun, Girirejo, Kec. Ngablak, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah (Cek di Google Maps)
Nomor telepon basecamp Pendem082284401175
Transportasi menuju basecampMotor, mobil, ojek
Biaya registrasi pendakianRp20.000
Jarak basecamp sampai puncak0.7 km
Jumlah pos pendakian2
Estimasi lama waktu pendakian ideal2 hari 1 malam
Ketersediaan sumber airTidak ada
Pos terakhir sebelum puncakPos 2
Rekomendasi ngecampPuncak Alap-alap
Rute menuju basecamp PendemDari Yogyakarta:
2 jam 1 menit (66.2 km) via Jl. Magelang/Jl. Magelang – Yogyakarta/Jl. Semarang – Yogyakarta (Cek rute di Google Maps)
Dari Klaten:
2 jam 7 menit (89.2 km) via Jl. Tol Salatiga – Kertosono/Jl. Tol Semarang – Solo (Cek rute di Google Maps)
Dari Boyolali:
1 jam 28 menit (49.1 km) via Jl. Raya Ampel – Simo/Jl. Simo Ampel and Jl. Wonosari – Pakis (Cek di Google Maps)
Dari Semarang:
1 jam 40 menit (68.7 km) via Jl. Tol Semarang – Solo/Jl. Tol Ungaran-Bawen (Cek rute via Google Maps)

Jalur Pendem merupakan jalur pendakian Gunung Andong dari pintu masuk dusun Pendem, Ngablak, Magelang. Sebagian besar jalur pendakian masih berupa jalan setapak tanah. Dan pemandangan selama pendakian masih asri karena kamu akan melintasi hutan Gunung Andong yang rindang penuh pepohonan.

Jika kita lihat dari tingkat kesulitan medan pendakian, jalur pendem memiliki medan pendakian yang relatif mudah dan jarak tempuhnya dekat. Jadi, jalur pendakian Gunung Andong via Pendem sangat cocok untuk pendaki pemula. Maka tak heran, jika jalur Pendem merupakan jalur terpopuler kedua untuk mendaki Gunung Andong setelah jalur Sawit.

Tertarik untuk mendaki Gunung Andong via Pendem?

Biar kamu makin yakin untuk mendaki via Pendem, kami berikan beberapa alasan kenapa jalur ini layak kamu coba. Berikut 5 alasan kenapa jalur pendakian Gunung Andong via Pendem disukai banyak pendaki:

  • Medan pendakian relatif mudah, cocok untuk pendaki pemula maupun pendaki wanita
  • Ada gazebo yang bisa buat rehat. Di area gazebo ada colokan buat ngecharge HP secara gratis
  • Jarak tempuh pendakian relatif dekat. Kamu hanya perlu waktu 1 jam 30 menit untuk sampai ke Puncak Alap-alap Gunung Andong
  • Pemandangan selama perjalanan dan saat berada di puncak Andong sangat memesona
  • Banyak spot foto cantik berlatar alam yang masih asri dari mulai pendakian hingga sampai puncak Andong.

Makin tertarik untuk mendaki Gunung Andong via Pendem?

Iya? Good!

Biar nanti pendakian kamu lancar, sebaiknya kamu mempersiapkan latihan fisik dulu sembari mempelajari jalur pendakian dan medan pendakian Gunung Andong.

Nah, khusus untuk kamu yang mau mendaki, kami bagikan peta pendakian jalur Pendem secara gratis guna memudahkan kamu dalam pendakian. Berikut peta jalur pendakian Gunung Andong via Pendem:

Peta Jalur Pendakian Gunung Andong Via Pendem
Peta jalur pendakian Gunung Andong via Pendem

Dengan mempelajari peta pendakian di atas, kamu akan mendapatkan gambaran besar tentang jalur pendakian Gunung Andong via Pendem. Tapi, peta saja belum cukup, kamu juga perlu tahu medan pendakiannya.

Biar pengetahuan kamu makin lengkap, kami tambahkan juga informasi terbaru medan pendakian dan estimasi waktu pendakian via jalur Pendem. Simak rangkuman pendakian Gunung Andong via Pendem melalui tabel di bawah ini:

Jalur PendakianJarak TempuhWaktu TempuhMedan Pendakian
Basecamp – Pos 1300 m20 menitSelepas dari basecamp, kamu akan melewati jalanan pedesaan sampai ke gapura gerbang pendakian Gunung Andong via Pendem. Setelahnya, jalanan berupa jalan paving yang landai sampai pintu hutan. Setelah beberapa menit memasuki hutan, kamu akan menemukan percabangan. Jalur utara untuk menuju ke puncak alap-alap dan jalur selatan untuk langsung menuju puncak Andong. Kami rekomendasikan untuk mengambil jalur utara saja. Karena jalurnya lebih nyaman. Setelah melewati jembatan kayu, jalur semakin menanjak sampai pos 1. Pemandangan di jalur ini adalah pepohonan pinus yang rindang. Trek pendakian berupa jalan setapak yang cukup lebar.
Pos 1 – Pos 2 (Kendit)150 m15 menitJarak dari pos 1 ke pos 2 relatif dekat. Namun, trek pendakian mulai menanjak. Jalur pendakian berupa jalan setapak tanah yang cukup lebar. Menjelang pos 2, kamu akan mendapatkan sedikit area terbuka dari sini pemandangannya bagus. Jika cerah kamu bisa melihat gunung Merbabu yang diselimuti awan nan cantik. Sesampainya di pos 2, kamu akan menemukan tanah lapang yang cukup luas dan petunjuk arah jalur Gogik. Ternyata, pos 2 adalah persimpangan antara jalur Gogik dan jalur Pendem.
Pos 2 – Puncak Alap-alap150 m15 menitDari pos 2, kamu akan terus menerobos rimbunnya hutan Andong. Jalur pendakian relatif menanjak. Sekitar 7 menit perjalanan kamu akan keluar dari hutan dan medan pendakian mulai terbuka di batu pertapaan. Batu pertapaan merupakan spot foto yang cantik untuk mengabadikan momen pendakian dengan background Gunung Merapi, Gunung Merbabu dan Gunung Telomoyo. Dari batu pertapaan ini, kamu hanya perlu menapaki tanjakan satu lagi untuk sampai ke puncak Alap-alap Gunung Andong.
Puncak Alap-alap – Puncak Andong100 m10 menitPendaki dari jalur Pendem biasanya mendirikan tenda di Puncak Alap-alap. Nanti, saat sunset atau sunset baru ke puncak Andong. Perjalanan dari puncak Alap-alap ke puncak Andong diawali dengan menyusuri igiran atau punggungan gunung yang berupa turunan cukup landai. Baru diujungnya nanti sedikit menanjak sampai ke puncak Andong.

Rangkuman singkat tentang jalur pendakian Gunung Andong via Pendem.

  • Jarak total yang kamu tempuh dari basecamp Pendem sampai ke Puncak Andong adalah 0,7 km.
  • Di pos 2, kamu akan menemukan pertigaan jalur Gogik dan jalur Pendem.
  • Dengan kondisi fisik yang bugar, kamu dapat menyelesaikan pendakian dari basecamp Pendem sampai ke puncak Andong dengan waktu sekitar 1 jam. Namun, untuk pendaki pemula, biasanya butuh waktu sekitar 1-2 jam perjalanan. Terlebih kalau ada cewek dalam satu rombongan.
Area Camping Di Puncak Alap Alap Gunung Andong
Area camping di puncak Alap-alap Gunung Andong (sumber: Alban Ridwan)

Biarpun Gunung Andong bisa kamu daki dalam waktu 1-2 jam, tidak ada salahnya untuk berkemah semalam. Rekomendasi tempat camping terbaik menurut kami adalah di area puncak Alap-alap Gunung Andong. Setidaknya, ada 3 alasan kenapa tempat ngecamp di puncak Alap-alap nyaman:

  • Pertama, lokasi ngecamp nyaman. Tanahnya lapang, pemandangannya bagus dan tidak terlalu ramai. Berbeda kalau kamu ngecamp di puncak Andong, saat weekend atau liburan, di sana sudah seperti pasar malam. Ramai banget.
  • Kedua, akses menuju puncak Andong relatif dekat. Jarak puncak Alap-alap ke puncak Andong hanya 100 m. Jadi, kamu dapat melihat sunset dan sunrise di puncak Andong kapan pun kamu mau. Karena perjalanan hanya butuh waktu 10 menit saja dari tempat kamu ngecamp.
  • Ketiga, Pemandangannya bagus. Kamu bisa melihat pemandangan samudera di atas awan, sunset dan sunrise langsung dari pintu tendamu.

Makanya, ngecampnya di puncak Alap-alap saja. Hehe.

Terakhir, saat mendaki Gunung Andong via Pendem, jangan buru-buru turun ya. Memang jarak tempuhnya dekat dan medannya relatif mudah. Namun, jika kamu menginap, kamu bisa mendapatkan pemandangan alam yang sangat cantik. Kamu bisa mendapatkan pemandangan 7 gunung, samudera awan, sunset dan sunrise. Dan jika cuaca cerah, saat malam kamu bisa melihat gugusan bintang yang cantik. Panoramanya benar-benar, menakjubkan.

Kelihatannya seru ya? Semakin tertarik untuk ke Gunung Andong via Pendem? Liburan besok, ke sana ya. Hehe.

Informasi penting dari pengelola jalur pendakian Gunung Andong via Pendem:
1. Selama pandemi Covid-19, pendaki wajib mengikuti protokol kesehatan saat mendaki gunung. Jaga jarak, pakai masker, rajin cuci tangan dan selalu makan makanan sehat.
2. Khusus pendakian di masa pandemi Covid-19 pendaki perlu mempersiapkan beberapa hal untuk keperluan registrasi, di antaranya: 1. Surat Vaksin. 2. Fotokopi identitas (KTP), 3. Mengisi formulir registrasi. 4. Membayar biaya registrasi sebesar Rp20.000/orang.
3. Pendaki dilarang membawa tisu basah, miras dan obat terlarang.
4. Pendaki dilarang membuang sampah sembarangan. Sampah pendakian wajib dibawa turun lagi.
5. Pendaki dilarang menebang pohon, menyalakan api unggun dan merusak alam di Gunung Andong.

Jalur pendakian Gunung Andong via Gogik

Spot Ikonis Di Jalur Pendakian Gunung Andong Via Gogik
Spot ikonis di jalur pendakian Gunung Andong via Gogik
Lokasi basecampGogik, Girirejo, Ngablak, Magelang, Jawa Tengah (Cek di Google Maps)
Nomor telepon basecamp Gogik081328871360
Transportasi menuju basecampMotor, mobil, ojek
Biaya registrasi pendakianRp20.000
Jarak basecamp sampai puncak0,9 km
Jumlah pos pendakian2
Estimasi lama waktu pendakian ideal2 hari 1 malam
Ketersediaan sumber airTidak ada
Pos terakhir sebelum puncakPos 2
Rekomendasi ngecampPuncak Alap-alap
Rute menuju basecamp GogikDari Yogyakarta:
2 jam 3 menit (66.9 km) via Jl. Magelang/Jl. Magelang – Yogyakarta/Jl. Semarang – Yogyakarta (Cek rute di Google Maps)
Dari Klaten:
2 jam 7 menit (89.1 km) via Jl. Tol Salatiga – Kertosono/Jl. Tol Semarang – Solo (Cek rute di Google Maps)
Dari Solo:
1 jam 39 menit (76.0 km) via Jl. Tol Salatiga – Kertosono/Jl. Tol Semarang – Solo (Cek rute di Google Maps)
Dari Semarang:
1 jam 40 menit (68.6 km) via Jl. Tol Semarang – Solo/Jl. Tol Ungaran-Bawen (Cek rute di Google Maps)

Jalur Gogik merupakan jalur pendakian Gunung Andong dari pintu masuk dusun Gogik. Lokasinya masih di satu kecamatan yang sama dengan jalur Pendem, yaitu di kecamatan Ngablak, Magelang.

Berbeda dari jalur Pendem yang melewati hutan pinus sepanjang jalan menembus hutan. Dari jalur Gogik kamu akan melewati hutan bambu dan hutan pinus dengan jalan yang memutar melewati perbukitan. Dan nanti di pos 2, jalur Gogik dan jalur pendem akan menyatu dan ujungnya di puncak Alap-alap.

Apa sih daya tarik jalur pendakian Gunung Andong via Gogik?

Setidaknya ada 3 alasan kenapa jalur pendakian Gunung Andong via Gogik disukai banyak pendaki:

  • Jalur pendakian relatif landai karena memutari bukit. Jadi, cocok untuk pendaki pemula dan pendaki wanita.
  • Jarak tempuh pendakian relatif pendek. Kamu hanya perlu waktu 1-2 jam, kamu bisa sampai ke Puncak Alap-alap dan Puncak Andong
  • Banyak spot foto cantik berlatar alam yang masih asri. Misalnya, area camping Mt. Andong, batu pertapan, puncak Alap-alap.

Bagaimana? Makin penasaran dengan jalur pendakian Gunung Andong via Gogik?

Biar kamu makin paham, nih, kami bagikan peta jalur pendakiannya. Berikut peta jalur pendakian Gunung Andong via Gogik:

Peta Jalur Pendakian Gunung Andong Via Gogik
Peta jalur pendakian Gunung Andong via Gogik

Dengan mempelajari peta pendakian tersebut, kamu akan mendapatkan gambaran besar tentang jalur pendakian Gunung Andong via Gogik. Dengan begitu, kamu jadi lebih matang dalam mempersiapkan pendakian.

Biar pengetahuan kamu makin lengkap, kami tambahkan juga informasi terbaru medan pendakian dan estimasi waktu pendakian via jalur Gogik. Simak rangkuman pendakian Gunung Andong via Gogik melalui tabel di bawah ini:

Jalur PendakianJarak TempuhWaktu TempuhMedan Pendakian
Basecamp – Pos 1450 m20 menitDi awal perjalanan, kamu akan menyusuri jalan cor beton di perkampungan warga. Nggak lama, sekitar 50 m dari basecamp, kamu akan menemukan persimpangan. Ambil saja arah kiri, ke arah puncak. Kamu akan menemukan gapura pondok pesantren Nurul Huda. Nantinya, kamu akan bertemu persimpangan lagi, ambil arah kanan ke arah puncak. Di sini, jalanan menjadi sempit karena sisi kiri ada tembok tinggi menjulang. Di ujung jalan, ada pertigaan lagi, ambil kiri saja. Nanti kamu akan menyusuri jalan setapak cor dan sampai ke hutan bambu. Trek di hutan bambu berupa jalan setapak tanah yang cukup lebar. Di hutan bambu ini, jalurnya sedikit berliku-liku, tapi jangan takut, petunjuk arahnya sudah sangat jelas. Perjalanan di hutan bambu ini cukup panjang, jadi, lakukan manajemen perjalanan dengan baik. Selepas dari hutan bambu, kamu akan disambut dengan hutan pinus. Area hutan pinus cukup terbuka. Jangan berhenti, lanjutkan perjalanan sampai ke pos 1, di tulisan Mt. Andong. Karena tempat ini pemandangannya lebih keren.
Pos 1 – Pos 2 (Kendit)200 m20 menitSelepas dari pos 1, kamu akan masuk lebih dalam ke hutan pinus. Trek pendakian berupa jalan setapak yang menanjak. Terus menanjak sampai pos 2. Pemandangan di sekitar jalur hanya semak belukar dan pepohonan pinus yang rimbun. Biarpun jalannya menanjak, tapi nggak begitu lama, karena di ujung jalan kamu akan segera sampai di pos 2. Pos 2 adalah titik pertemuan dari dua jalur, yaitu jalur Gogik dan jalur Pendem. Maka tak heran, jika mulai dari pos 2, kamu bisa punya berbarengan pendaki dari jalur lain.
Pos 2 – Puncak Alap-alap150 m15 menitDari pos 2, jalur mulai menanjak terus. Nggak ada bonus jalur landai sama sekali. Jalur pendakian berupa jalan setapak tanah. Prediksi kami, kalau hujan, jalannya pasti licin banget. Setelah berjalan sekitar 7 menit dari pos 2 medan pendakian mulai terbuka. Kamu bisa beristirahat dan berfoto-foto di batu pertapan. Pemandangan dari area ini sangat indah. Jika cuaca cerah kamu dapat melihat Gunung Telomoyo, Gunung Merbabu dan Gunung Merapi. Dari area batu pertapan, jalur pendakian terus menanjak sampai ke puncak Alap-alap.
Puncak Alap-alap – Puncak Andong100 m10 menitPuncak Alap-alap merupakan destinasi pemberhentian dari pendaki via Gogik. Karena biasanya di area ini, para pendaki mendirikan tenda. Jika kamu ingin langsung ke puncak Andong, langsung saja menuruni igiran dan melewati jembatan setan. Setelah berjalan selama 10 menit kamu akan sampai ke puncak Andong.

Rangkuman singkat tentang jalur pendakian Gunung Andong via Gogik.

  • Jarak total yang kamu tempuh dari basecamp Gogik sampai ke Puncak Andong adalah 0.9 km.
  • Di pos 2 jalur Gogik merupakan pertemuan dua jalur pendakian, yaitu jalur Gogik dan jalur Pendem.
  • Dengan kondisi fisik yang bugar, kamu dapat menyelesaikan pendakian dari basecamp Gogik sampai ke puncak Andong dengan waktu sekitar 1 jam 5 menit. Namun, untuk pendaki pemula, biasanya butuh waktu sekitar 1-2 jam perjalanan. Terlebih kalau ada cewek dalam satu rombongan.
Rekomendasi Tempat Camping Terbaik Di Jalur Pendakian Gunung Andong Via Gogik
Area camping di Puncak Alap-alap via jalur Gogik (sumber: Alban Ridwan)

Biarpun Gunung Andong bisa kamu daki dalam waktu 1-2 jam, kami sarankan untuk berkemah semalam. Karena pemandangan di puncak Andong sangat cantik. Sayang, jika kamu langsung turun.

Apa yang akan kamu peroleh di puncak Andong jika menginap?

  • Pertama, pemandangan sunset dan sunrise yang epik.
  • Kedua, jika cuaca cerah, kamu dapat melihat 7 gunung di Jawa Tengah sekaligus. Mulai dari Gunung Merapi, Gunung Merbabu, Gunung Telomoyo, Gunung Sindoro, Gunung Sumbing, Gunung Slamet dan Gunung Prau.
  • Ketiga, udara pagi yang sejuk dan angin gunung yang dingin namun menentramkan hati.

Makin tertarik untuk mendaki Gunung Andong via Gogik?

Seru, kan? Yuk, liburan besok ke Gunung Andong bareng teman-temanmu. Hehe.

Informasi penting dari pengelola jalur pendakian Gunung Andong via Gogik:
1. Selama pandemi Covid-19, pendaki wajib mengikuti protokol kesehatan saat mendaki gunung. Jaga jarak, pakai masker, rajin cuci tangan dan selalu makan makanan sehat.
2. Khusus pendakian di masa pandemi Covid-19 pendaki perlu mempersiapkan beberapa hal untuk keperluan registrasi, di antaranya: 1. Surat Vaksin. 2. Fotokopi identitas (KTP), 3. Mengisi formulir registrasi. 4. Membayar biaya registrasi sebesar Rp20.000/orang.
3. Pendaki dilarang membawa tisu basah, miras dan obat terlarang.
4. Pendaki dilarang membuang sampah sembarangan. Sampah pendakian wajib dibawa turun lagi.
5. Pendaki dilarang menebang pohon, menyalakan api unggun dan merusak alam di Gunung Andong.

Tempat fenomenal di Gunung Andong

Tempat Fenomenal Di Gunung Andong Jawa Tengah
Tempat fenomenal di Gunung Andong, Jawa Tengah (sumber: Fajar Eko P.)
  • Puncak Makam
  • Puncak Andong
  • Puncak Alap-alap
  • Batu Pertapan
  • Jembatan setan
  • Igiran Gunung Andong

Dapatkan update artikel pilihan dan breaking news seputar hiking, camping dan traveling dari Napaktilas.net. Mari bergabung di Grup Telegram "Napaktilas.net Adventure Addicts", caranya klik link https://t.me/napaktilasnet, kemudian join. Kamu harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan komentar