Apa Perbedaan Tas Carrier dan Daypack?

Pendaki pemula yang baru saja menyukai kegiatan di alam bebas sering kesulitan dalam membedakan tas carrier dan daypack. Menurut mereka, tas daypack yang dipakai untuk mendaki itu adalah tas carrier berukuran kecil. Bahkan ada pendaki pemula yang menganggap bahwa semua tas berukuran besar yang dibawa untuk mendaki gunung itu tas carrier. Padahal ada tas ransel militer, tas daypack, tas carrier dan hiking backpacking.

Kalau ketidaktahuan itu hanya dalam pikiran atau berkutat pada obrolan saja, itu nggak masalah. Lain cerita kalau, si pendaki pemula ini mau beli tas gunung. Jika dia tidak tahu perbedaan antara tas carrier dan daypack, bisa jadi dia salah beli tas. Akibatnya, tas tersebut tidak bisa menampung banyak perlengkapan mendaki gunung miliknya. Jika dipaksakan, tas akan mudah rusak dan kurang nyaman saat kamu gendong untuk naik dan turun gunung. Dan ujung-ujungnya kamu menghamburkan banyak uang karena salah beli tas. Bikin, nyesel deh!

Untuk menghindari hal tersebut, kamu perlu sedikit belajar tentang tas carrier dan daypack. Spesial untuk hari ini, kami akan membagikan 10 perbedaan tas carrier dan daypack. Berikut 10 daftar perbedaan dari tas carrier dan daypack:

Untuk lebih jelasnya, yuk, simak pembahasannya sampai selesai. Let’s get right in!

1. Perbedaan tas carrier dan daypack berdasarkan pengertiannya

Daypack

Daypack merupakan jenis tas ransel yang memiliki kapasitas 15-35 liter. Kapasitasnya yang kecil, membuat daypack dipergunakan untuk perjalanan singkat.

Daypack cenderung dipergunakan untuk tas sehari-hari. Misalnya untuk ke kantor, kampus, membawa komputer atau untuk pendakian singkat.

Contoh Tas Daypack

Carrier

Carrier adalah tas ransel dengan kapasitas 35-100 liter. Jenis tas ransel ini cocok untuk perjalanan jauh dengan barang bawaan banyak dan waktu tempuh lama (minimal 2 hari).

Dengan kapasitas yang besar, carrier bisa digunakan untuk membawa banyak barang. Misalnya tenda, kursi lipat, sleeping bag, kompor, baju saat kamu mendaki gunung.

Contoh Tas Carrier

2. Perbedaan bentuk tas carrier dan daypack

Daypack

Tas daypack memiliki bentuk yang kecil, contohnya tas daypack Osprey Talon 22. Karena bentuknya yang kecil inilah, daypack cenderung digunakan untuk tas sehari-hari.

Carrier

Tas carrier memiliki ukuran yang besar dan tinggi. Ada yang berbentuk langsing seperti Jack Wolfskin Denali 65 L Men Trekking Backpack. Ada pula yang memiliki bentuk agak lebar seperti Eiger Eliptic Solaris 55 L.

Untuk tingginya, tinggi tas keril ini bisa mencapai 2x lipat dari daypack. Tingginya tas keril ini dipengaruhi oleh kapasitas dan lebar tasnya. Jadi, kamu bisa memilih mana tas keril yang nyaman untuk digunakan.  

3. Perbedaan kapasitas tas carrier dan daypack

Daypack

Umumnya, daypack yang ada di pasaran memiliki kapasitas 15-35 liter. Namun, ada pula daypack berkapasitas 10L seperti Eiger Alpaca Daypack 10 L. Jenis daypack ini biasanya untuk membawa barang penting seperti dompet, sarung tangan, botol minum, senter saat ke puncak.

Eiger Alpaca Daypack 10 L
Eiger Alpaca Daypack 10 L || Pic: shopee.co.id

Selain ukuran 10L, kamu juga bisa dengan mudah menemukan daypack ukuran berikut ini:

15 Liter

Quechua Arpenaz 15L menjadi salah satu contoh daypack berkapasitas 15 liter. Tas jenis ini memiliki ukuran yang kecil. Jadi, hanya bisa dipergunakan untuk membawa barang penting seperti air minum, dompet, buku dan 1-2 potong baju.

18 Liter

Daypack dengan kapasitas 18 liter, biasanya dipilih untuk pendakian singkat. Ini karena kapasitasnya yang tidak terlalu besar ataupun kecil serta bobot yang ringan.

Salah satu contohnya, yaitu Osprey Hikelite 18. Tas dengan kapasitas 18 liter ini memiliki berat sekitar 675 gr. Dengan berat tersebut, kamu bisa lebih leluasa untuk bergerak dan tidak mudah capek.

20 Liter

Daypack 20 liter seperti Sea to Summit Ultra-Sil memiliki kapasitas yang cukup besar untuk ukuran daypack. Jenis tas daypack kapasitas 20 liter ke bawah, umumnya hanya memiliki 1 kompartemen tunggal. Namun, banyak sedikitnya kompartemen atau kantong tergantung dari masing-masing tas ya.

25 Liter

Daypack ukuran 25 liter biasanya digunakan untuk aktivitas sehari-hari, misalnya ke sekolah atau kampus. Ukuran yang cukup besar memungkinkan Anda menyimpan barang lebih banyak. Misalnya, jas hujan, sleeping bed, air minum, bekal makanan, dompet, senter.

Seperti Eiger Diario Frontera 25L 1F. Tas daypack ini memiliki 2 kompartemen.

Kompartemen di paling belakang bisa digunakan untuk membawa laptop 14 inchi saat kamu gunakan ke sekolah atau bekerja. Sedangkan bagian depan bisa kamu gunakan untuk membawa bekal, air minum dan perlengkapan pendakian singkat.

30 Liter

Daypack 30 liter bisa digunakan untuk pendakian ringan 1-2 hari. Ini karena daypack 30L memiliki kapasitas cukup besar dan cukup ringan untuk dibawa selama pendakian.

Misalnya Eiger Squad 30. Jenis tas ini punya kompartemen luas untuk menampung perlengkapan selama pendakian, seperti sleeping beg dan jas hujan.

Carrier

Tas carrier memiliki kapasitas sekitar 35-100 liter. Besar kapasitas carrier ini bisa kamu sesuaikan dengan kebutuhan kamu selama pendakian.

Di pasaran, misalnya di toko peralatan dan perlengkapan outdoor online dan offline, kapasitas carrier berikut mudah kamu temui:

35 Liter

Kapasitas 35 liter bisa dikatakan sebagai tas semi carrier. Kenapa? Karena kapasitasnya yang kecil, ringan dan cukup fleksible untuk dibawa kemana saja termasuk untuk pendakian.

Salah satu contohnya adalah Eiger 25 (WS) Carrier. Jenis tas ini merupakan tas keril dengan kapasitas 35 liter ini diperuntukkan bagi wanita untuk pendakian singkat sekitar 1-2 hari saja.

40 Liter

Keril dengan kapasitas 40L juga kerap digolongkan sebagai tas semi carrier. Ini karena carrier 40L biasanya digunakan untuk pendakian ringan selama 1-2 hari. Salah satu contohnya, yaitu Arei Semi Carrier Dashline 40L.

Di pasaran, ada juga carrier 40L + 10L seperti Deuter Aircontact Lite 40 + 10. Artinya, badan tas berkapasitas 40 liter dan penutup atas ketika dimaksimalkan berkapasitas 10 liter.

Biasanya, bagian penutup tas digunakan untuk menyimpan barang tambahan atau barang yang kerap digunakan seperti jas hujan. Karena hal tersebut, tas 40L + 10L cenderung terlihat lebih tinggi dibandingkan tas 40 liter.

45 Liter

Carrier 45 liter bisa dijadikan alternatif untuk pendakian 1-2 hari dengan barang bawaan yang lebih banyak. Contohnya, yaitu Eiger Appalachia 45 2F.

Eiger Appalachia 45 2f
Eiger Appalachia 45 2F || Pic: eigeradventure.com

50 Liter

Tas carrier berkapasitas 50 liter bisa menampung barang yang lebih banyak. Tentu besar kapasitas ini berpengaruh pada beratnya. Namun, untuk berat carrier 50L tidak terlalu berat dan tidak terlalu ringan.

Salah satu contohnya adalah The North Face Terra 50. Tas ini bisa digunakan untuk hiking 1-2 hari apalagi jika kamu membawa barang bawaan yang cukup banyak.

55 Liter

Tas keril seperti Eiger Eliptic Lunaris 55L 1A, bisa digunakan untuk pendakian 3-4 hari. Jadi, tas jenis ini cocok untuk kamu yang akan melakukan pendakian yang tidak terlalu lama atau tingkat menengah.

60 Liter

Keril berkapasitas 60L seperti Consina Tarebbi 60L bisa digunakan untuk pendakian 3-5 hari. Kapasitas tersebut bisa ditambah dengan mengatur tali di area penutup tas. Maksimal, kamu bisa mendapatkan ruang tambahan sekitar 10-20 liter.

65 Liter

Masih untuk pendakian menengah sekitar 3-5 hari, tas keril 65 liter bisa jadi pilihan. Tas seperti Kelty Coyote 65 memiliki kompartemen yang luas. Jadi, kamu bisa membawa barang lebih banyak.

Kelty Coyote 65
Kelty Coyote 65 || Pic: gearhacker.com

Selain itu, di pasaran juga ada keril dengan kapasitas 65L + 15L . Contohnya, Deuter Aircontact Pro 65+15L SL Midnight Turquoise.

Jika ditotal, tas dari Deuter ini memiliki kapasitas 80 liter. Karena kapasitas yang cukup besar, jenis tas ini bisa digunakan untuk pendakian lebih dari 5-6 hari.

70 Liter

Keril dengan kapasitas 70 liter bisa digunakan untuk pendakian dalam jangka waktu sekitar 3-5 hari. Dengan kapasitas yang cukup besar, kamu bisa membawa barang yang lebih banyak. Mulai dari matras hingga tenda dengan berat bawaan total bisa mencapai 10-20 kg.

Salah satunya adalah Osprey Aether AG 70. Biasanya tas berkapasitas besar seperti Osprey, dilengkapi dengan fitur mumpuni. Jadi, selain untuk pendakian bisa digunakan juga untuk pendidikan dan pelatihan lapangan di medan sulit.

75 Liter

Contoh tas carrier 75 liter adalah Jack Wolfskin Denali 75 Men. Tas yang diperuntukkan bagi kaum pria ini memiliki kapasitas tas sebesar 75 liter. Untuk jenis tas dari Jack Wolfskin ini, kamu bisa memaksimalkan kapasitas hingga 85 liter.

Karena itu, tas dengan kapasitas 75L bisa dipergunakan untuk pendakian hingga lebih dari 5 hari.

85 Liter

Keril dengan kapasitas lebih 85 liter cocok untuk perjalanan jauh atau pendakian lebih dari 1 minggu. Jenis keril ini biasanya dilengkapi dengan kapasitas tambahan di bagian penutup tas.

Seperti Jack Wolfskin Denali 85 Men. Tas ini memungkinkan kamu mendapatkan ekstra kapasitas 10 liter lho. Jadi, kamu bisa menggunakan tas jenis ini untuk membawa barang lebih banyak selama pendakian.

100 Liter

Keril seperti Eiger Gigant 100 Liter memiliki kapasitas 100 liter. Keril 100 liter bisa digunakan untuk menampung bobot barang 30 kg.

Karena kapasitas yang sangat besar dengan ketahanan tinggi, keril jenis ini biasanya digunakan untuk:

  • Ekspedisi.
  • Backpacker dalam jangka panjang.
  • Kegiatan militer.

4. Perbedaan berat tas carrier dan daypack

Daypack

Daypack memiliki bobot yang ringan. Berat kering atau berat saat kosong sekitar 100 gr hingga 1 kg.

Berat maksimal untuk membawa beban sekitar 2-3 kg. Namun, berat beban ini tergantung juga ya dari bahan daypack yang kamu gunakan.

Jika bahannya tipis, maka kamu tidak bisa membawa barang dengan beban terlalu berat. Jadi, kenali daypack kamu sebelum menggunakannya.

Carrier

Untuk keril, berat tas dengan beban kosong biasanya sekitar 1,5-3 kg. Jika ditambah dengan beban, idealnya berat hanya mencapai 20% dari berat badan kamu.

Misalnya berat badan kamu 60 kg, maka berat maksimal yang kamu bawa sekitar 12 kg. Dengan begitu, kamu akan tetap nyaman selama pendakian. Jadi, jangan membawa berat lebih 20% tubuh kamu ya.

Jika mengesampingkan berat badan, berapa maksimal berat tas yang bisa dibawa?

Kami menemukan informasi menarik di Gearhunts tentang berat keril dan beban tas, yaitu:

  • Lightweight backpacker carrier: beban kurang dari 20 pound (9,07 kg)
  • Ultralight backpacker carrier: beban kurang dari 10 pound (4,5 kg).
  • Super ultralight backpacker carrier: beban kurang dari 5 pound (2,267 kg)

Namun, rata-rata beban tas keril yang bisa dibawa sekitar 2-3x lipat dari beban kosongnya. Jadi, misalnya berat keril kosong sekitar 3 kg, maka berat beban yang bisa ditampung sekitar 6-9 kg.

5. Perbedaan harga tas carrier dan daypack

Daypack

Daypack cenderung memiliki harga yang lebih murah dibandingkan keril. Namun, harga ini tergantung juga dari merk, bahan yang digunakan dan fiturnya.

Biasanya, harga daypack berkisar Rp60.000-Rp500.000. Namun, ada beberapa yang memiliki harga lebih dari Rp1.000.000. Beberapa diantaranya, yaitu:

Jenis DaypackHarga
Consina Dash 10LRp85.000
Consina Gocta 30LRp335.000
Deuter Giga Bike 28LRp1.370.000
Consina Tagolu 23LRp495.000
Eiger Mountaineering Compression Sack 10LRp229.000
Osprey Hikelite 18LRp950.000

Harga untuk daypack di atas bisa berbeda-beda ya dari 1 toko ke toko yang lain. Jadi, kalau kamu ingin membeli daypack, entah untuk tik tok ataupun kegiatan sehari-hari, kamu sebaiknya riset dulu.

Carrier

Harga carrier untuk brand lokal seperti Consina, Akasaka, Co-Trek paling murah sekitar Rp500.000. Sedangkan untuk brand import Jack Wolfskin atau Deuter, paling murah, harganya sekitar Rp1.500.000.

Jenis CarrierHarga
Deuter Aircontact Lite 40 + 10LRp1.500.000
Osprey Aether AG 60Rp3.200.000
Forester 90055 Solanum 70LRp760.000
Consina Tarebbi 60LRp645.000
Akasaka Rucksack Ceeta 50+5 AstralRp899.000
Jack Wolfskin Denali 70Rp1.350.000

6. Perbedaan konstruksi tas carrier dan daypack

Daypack

Daypack ada yang belum dilengkapi dengan chest belt dan hip belt serta ada yang sudah dilengkapi sabuk.

Untuk yang belum dilengkapi sabuk, biasanya daypack ini berkapasitas sekitar 10-20 liter. Sedangkan untuk yang sudah ada sabuknya, ukuran sabuk lebih kecil dibandingkan tas keril.

Tidak hanya itu, daypack juga memiliki sabuk pinggang dengan busa yang lebih tipis dibandingkan keril. Ini karena fungsi utama daypack adalah untuk tas sehari-hari dan bukan untuk perjalanan jauh.

Untuk waist belt atau hip belt, ada beberapa daypack seperti Osprey Hikelite 18 yang menggunakan tali webbing.

Daypack memiliki ukuran yang lebih pendek dengan jumlah kantong yang lebih kecil. Dengan begitu, kamu bisa menyimpan barang-barang penting yang kamu bawa sehari-hari.

Bagaimana dengan kompartemennya? Daypack biasanya memiliki kompartemen 1-5 buah saja.

Daypack dengan kompartemen yang banyak, biasanya dimiliki daypack berkapasitas 28-35 liter. Kompartemen tersebut ada di bagian:

  • Samping kanan kiri untuk tempat minum atau barang-barang kecil seperti coklat.
  • Bagian depan.
  • 2 bagian dalam dengan 1 kompartemen utama dan 1 kompartemen untuk menyimpan laptop atau netbook.

Carrier

Carrier juga sudah dilengkapi dengan sabuk di pinggang dan dada. Bedanya dengan daypack, keril memiliki:

  • Tali lebih besar.
  • Busa lebih tebal di bagian sabuk pinggang dan pundak.

Keril juga dilengkapi dengan fitur berikut:

  • Back system yang menggunakan busa, jaring atau kombinasi antara busa dan jaring.
  • Panel atau frame di bagian belakang tas.
  • Adjustable torso yang bisa disesuaikan dengan punggung kamu. Namun, untuk fitur ini tidak semua carrier memiliki.
  • Kantong atau kompartemen yang jumlahnya lebih banyak.
  • Raincoat.
  • Bahan yang anti air.

Tujuannya, yaitu:

  • Lebih stabil terutama untuk pendakian panjang.
  • Tas terasa lebih ringan.
  • Pundak dan pinggang tidak cepat sakit walaupun kamu menggendong carrier dalam waktu lama dengan beban berat.
  • Barang yang tersimpan tidak mudah rusak terutama saat hujan.

Tas keril juga dilengkapi dengan kompartemen yang cukup banyak. Seperti Consina Centurion 50 yang memiliki sekitar 10 kompartemen, yaitu di bagian:

  • 2 kompartemen tersembunyi di kanan kiri tas.
  • 2 kompartemen untuk air minum di kanan kiri.
  • 2 di bagian penutup tas, yaitu di bagian luar dan dalam.
  • 1 kompartemen utama.
  • 1 kompartemen depan.
  • 1 easy access yang memungkinkan kamu lebih mudah packaging.
  • 1 water bladder.

7. Perbedaan kegunaan tas carrier dan daypack

Daypack

Daypack cenderung digunakan untuk aktivitas sehari-hari. Seperti untuk ke sekolah, kuliah, kerja.

Untuk hiking, daypack bisa dijadikan alternatif untuk:

  • Pendakian tik-tok (pendakian langsung).
  • Pendakian singkat 2 malam 1 hari.
  • Summit dari tempat membangun tenda ke puncak.

Ini karena daypack memiliki bobot yang ringan sehingga lebih nyaman untuk digunakan. Bahkan beberapa daypack seperti Naturehike 18L Ultralight Waterproof bisa dilipat. Jadi, kamu bisa lebih mudah menyimpan, membawa dan menggunakannya.

Jika kamu hendak summit, daypack lipat seperti Naturehike 18L Ultralight Waterproof bisa dipilih. Namun, kalau kamu hendak tik-tok, daypack ukuran 10-20 liter seperti Quechua NH100 10L, bisa jadi alternatif.

Carrier

Carrier bisa kamu gunakan untuk pendakian minimal 2 hari. Kamu juga dapat menggunakan tas keril saat menjadi backpacker ataupun pelatihan karena kapasitasnya yang besar.

Penggunaan keril tersebut dibedakan berdasarkan pada kapasitasnya seperti berikut:

  • 1-3 Hari

Untuk waktu singkat seperti 1-2 hari, kamu bisa menggunakan keril dengan kapasitas 35-50 liter seperti Rei Flash 45. Dengan kapasitas keril tersebut, kamu bisa membawa 1-2 set pakaian ganti, bekal, air minum, obat-obatan, jas hujan.

Namun, jika kamu mendaki saat musim hujan, akan lebih baik untuk menggunakan carrier 50 liter. Dengan begitu, kamu bisa membawa tambahan baju ganti dan bekal untuk pendakian.

  • 3-5 Hari

Untuk pendakian dalam kurun waktu 3-5 hari, kamu bisa gunakan carrier berkapasitas 50-80. Misalnya menggunakan Osprey Aether AG 70.

Penggunaan keril kapasitas besar memungkinkan kamu membawa barang yang lebih lengkap. Mulai dari tenda yang tahan angin bekal , alat masak hingga pakaian ganti.

Selain untuk pendakian, keril ukuran 50-80 liter juga bisa digunakan untuk SAR atau pelatihan. Misalnya saat Pendidikan Kilat (Diklat).

  • Minimal 5 Hari

Jika kamu hendak mendaki setidaknya selama 5 hari, maka kamu butuh carrier kapasitas 80-110 liter. Seperti Gregory Denali 100 atau Osprey Xenith 105.

Jenis keril kapasitas besar ini memungkinkan kamu membawa bekal, pakaian hingga gear seperti helm pelindung.

Biasanya, jenis keril ini dipergunakan untuk ekspedisi seperti 7 summits ataupun kebutuhan militer di lapangan.

8. Perbedaan daya tahan tas carrier dan daypack

Daypack

Secara keseluruhan, ketahanan daypack baik dari jahitan, anti air hingga anti gores, masih kalah dibandingkan carrier.

Umumnya, daypack bisa tahan air dengan intensitas ringan hingga sedang. Beberapa daypack seperti Quechua NH100 10L juga tahan terhadap abrasi di bagian dasar dan punggung. Jadi, tas ini bisa digunakan dalam waktu lama.

Carrier

Jika dibandingkan, seperti dari bahannya, bahan untuk tas keril lebih tebal, anti air seperti 100D Nylon Mini Diamond Shadow.

Penggunaan bahan yang tebal dan anti air memungkinkan tas keril melindungi barang bawaan dengan baik. Setidaknya kekuatan tahan air tas bisa mencapai waktu 3 jam. Jadi, kamu tetap perlu untuk menggunakan raincoat agar carrier bisa melindungi barang bawaan dengan maksimal.

Untuk jahitan, keril memiliki jahitan yang lebih kuat. Mengapa? Beberapa alasannya, yaitu:

  • Tas carrier digunakan untuk membawa barang yang berat.
  • Bahan baku tas yang tebal sehingga perlu jahitan yang kuat.

Beberapa carrier, juga dilengkapi dengan penutup resleting atau sealer agar air tidak merembes lewat resleting. Misalnya Consina Okhotsk 75+80. Adanya sealer tersebut membuat ketahanan carrier terutama dari hujan menjadi lebih baik

Bagaimana dengan ketahanan tas secara keseluruhan? Untuk ketahanan carrier, bisa dipengaruhi oleh:

  • Bahan tas yang digunakan.
  • Kebiasaan pemakaian.
  • Frekuensi pemakaian.
  • Perawatan tas mulai dari pencucian hingga penyimpanan tas.

Jadi, jika kamu kerap menggunakan carrier dan membawa beban berlebihan, maka keril tidak akan bisa bertahan lama.

9. Perbedaan model penyangga punggung tas carrier dan daypack

Daypack

Daypack umumnya hanya dilengkapi busa tipis di bagian belakangnya. Untuk jenis daypack lipat bahkan tidak dilengkapi dengan busa. Ini karena salah satu fungsinya hanya untuk tas tambahan saja, misalnya untuk summit atau membawa baju basah.

Selain itu, daypack dengan sirkulasi udara di bagian punggung masih jarang ditemui. Jadi, ketika digunakan dalam jangka waktu yang lama, busa daypack akan menyerap keringat dan kamu merasa kurang nyaman.

Jika pun ada, seperti Osprey Hikelite 18, harganya juga cukup mahal.

Carrier

Carrier dilengkapi dengan penyangga back system yang mumpuni. Dengan begitu, kamu akan lebih nyaman, stabil saat menggendong keril terutama di pendakian panjang.

Di bagian punggung, biasanya dilengkapi dengan busa tebal, jaring atau kombinasi antara jaring dan busa. Untuk bag system dengan jaring, biasanya dilengkapi dengan air flow di kanan kiri tas agar punggung kamu tetap sejuk.

Back system dengan menggunakan fiber frame memungkinkan tas seperti memeluk punggung kamu. Fiber frame ini sendiri juga kerap dijadikan sebagai back system eksternal.

Umumnya, carrier dengan almunium frame memiliki bagian belakang tas yang lebih padat dan terasa kokoh. Selain itu, carrier dengan aluminium frame lebih bisa menahan beban berat dan tetap stabil.

Sayangnya, jika dibandingkan dengan tas dengan bahan sama, tas dengan aluminium frame lebih memiliki bobot kosong lebih berat. Seperti Jack Wolfskin Denali 80 yang memiliki bobot sekitar 2,9 kg. 

Carrier juga dilengkapi dengan adjustable back yang memungkinkan kamu menyesuaikan tinggi keril sesuai bentuk punggung. Misalnya Cozmeed Allo 60L. Jadi, kalau kamu merasa kurang nyaman, misalnya keril terlalu sempit, kamu bisa merubah bagian adjustable back pada tasnya.

Namun, tidak semua keril dilengkapi dengan adjustable back ya. Jika kamu tidak mendapati fitur adjustable back, maka sebelum memilih sebaiknya kamu mencobanya secara langsung. Dengan begitu, kamu bisa menyesuaikan kenyamanan tas dengan bentuk punggung atau torso.

10. Perbedaan fitur tambahan tas carrier dan daypack

Daypack

Salah satu keunggulan daypack yang tidak dimiliki carrier adalah bisa dibawa kemana saja. Bahkan ada jenis daypack yang bisa dilipat yang memudahkan kamu untuk membawanya kemana saja.

Daypack umumnya menggunakan bahan yang waterproof. Bedanya, daypack hanya tahan air dengan intensitas ringan hingga sedang.

Untuk beberapa daypack seperti Osprey Hikelite dilengkapi dengan fitur lain, seperti:

  • Tahan goresan.
  • Memiliki back system menggunakan jaring dan LightWire frame.

Bagian punggung atau belakang tas juga dilengkapi dengan busa tebal. Jadi, kamu bisa menggunakan jenis tas Osprey tersebut dalam waktu lama dan tetap nyaman.

Untuk tali pinggang, ada jenis daypack tanpa strap, webbing strap dan strap yang dilengkapi busa. Sedangkan untuk tali di bagian dada, ada daypack tanpa strap dan daypack dengan webbing.

Bedanya dengan keril, webbing strap pada daypack ukurannya lebih kecil dan lebih tipis.

Carrier

Carrier memiliki strap dengan busa tebal dan empuk di bagian pundak dan pinggang. Busa tersebut memperkecil resiko sakit pada pinggang dan pundak. Selain itu, adanya tali tersebut dan di bagian dada, akan membuat kamu lebih stabil saat membawa keril.

Fitur tambahan yang ada di keril dan tidak ada di daypack adalah adjustable back. Bahkan, fitur tersebut tidak ada di semua jenis keril yang ada di pasaran.

Keunggulan dari adjustable back ini memungkinkan kamu mengatur seberapa tinggi keril atau shoulder strap sesuai ukuran torso/punggung. Dengan begitu, kamu nyaman, punggung tidak sakit dan bisa lebih bebas bergerak.

Selain itu, keril dilengkapi dengan saluran water bladder. Untuk water bladder-nya sendiri, kamu bisa mendapatkannya di toko offline dan online.

Water bladder ini akan membantu kamu tetap terhidrasi tanpa perlu repot  mengeluarkan dan memasukkan botol minuman ke tas.

Bagaimana dengan jahitan, resleting dan tali tracking pole? Keril memiliki jahitan lebih kuat karena digunakan untuk menahan beban berat dalam waktu lama.

Untuk resleting, beberapa diantaranya sudah dilengkapi dengan sealer atau penutup. Jadi, saat hujan, air tidak merembes ke dalam tas.

Sedangkan untuk tali tracking pole, biasanya ada di sisi kanan kiri tas dan ada di semua jenis tas keril. Fitur ini juga ada di daypack tapi tidak semua daypack dilengkapi tracking pole.

Secara garis besar, daypack dan carrier punya fungsi yang berbeda. Daypack bisa dibawa untuk aktivitas sehari-hari, sedangkan carrier cenderung untuk berpergian dan hiking dalam waktu lama. Selain itu, daypack punya ukuran kecil dan ringan sedangkan carrier berukuran besar, berat dan dilengkapi dengan fitur lengkap. Sudah cukup jelas kan ya bedanya daypack dan carrier. Namun, kalau kamu menemukan perbedaan lainnya, jangan ragu untuk komentar dan beri tahu kami ya.

Baca lebih lanjut: Tips Memilih Tas Gunung »

Previous Article

Tips Merawat Tas Gunung

Next Article

Kenapa Sepatu Gunung Mahal?

Tinggalkan komentar