Pulau Manakah di Indonesia yang Tidak Memiliki Gunung Api?

Kita tahu bahwa Indonesia masuk ke dalam kawasan Ring of Fire. Tapi, pernahkah kamu berfikir, “Pulau manakah di Indonesia yang tidak memiliki gunung api?”. Sebagian besar orang pasti terkejut mendengar jawabannya. Karena menurut kebanyakan orang, gunung berapi sudah tersebar secara merata di seluruh Indonesia.

Pulau di Indonesia yang tidak memiliki gunung api adalah pulau Kalimantan dan Papua. Biarpun di Kalimantan dan Papua terdapat banyak gunung dan pegunungan, tapi, gunung-gunung tersebut tidak memiliki aktivitas vulkanologi. Ada 3 alasan kenapa Kalimantan dan Papua tidak memiliki gunung berapi. Pertama, wilayah Kalimantan dan Papua jauh dari jalur magma (lempeng tektonik). Kedua, pulau Kalimantan dan Papua tidak memenuhi syarat terbentuknya kerucut gunung berapi. Ketiga, pulau Kalimantan dan Papua memiliki lapisan litosfer yang kokoh dan stabil jadi magma dari perut bumi tidak bisa bocor pada pulau tersebut tersebut.

Uraian di atas adalah rangkuman singkat dari bahasan di artikel ini. Untuk lebih jelasnya, yuk baca sampai selesai.

Pengaruh letak lempeng tektonik pada kemunculan gunung berapi

Menurut teori Plate Tectonics, semakin jauh jarak pulau dari lempeng tektonik, semakin kecil potensi di pulau tersebut muncul gunung berapi. Hal ini karena pulau yang jauh dari lempeng tektonik jarang terjadi gempa bumi yang sampai membuat magma menyembur keluar.

Tidak percaya? Biarpun Kalimantan pernah mengalami gempa bumi, tapi sampai saat ini belum muncul kerucut gunung api di wilayah tersebut. Hal ini karena pulau tersebut letaknya jauh dari lempeng tektonik Eurasia, Indo-Australia dan Pasifik. Jarak pulau Kalimantan dari lempeng tektonik sekitar 1024 km. Apapun yang terjadi di sekitar lempeng tektonik, entah itu patahan, tumbukan atau pergeseran, pulau Kalimantan akan tetap aman. Dan tidak bakal muncul kerucut gunung api di Kalimantan. Itulah alasan kenapa di kalimantan tidak ada gunung berapi.

Lain halnya dengan Papua. Papua cenderung dekat dengan lempeng tektonik Indo-Australia dan lempeng tektonik Pasifik. Lempeng tektonik Pasifik di Papua bergerak ke arah barat dengan kecepatan 2 mm/tahun. Dan lempeng Indo-Australia bergerak ke arah utara dengan jalur subduksi di perairan utara Papua sampai perairan utara Biak. Tak hanya itu, subduksi juga terjadi pada perairan barat Fakfak sampai perairan selatan Kaimana. Tapi, berkat lapisan litosfer di Papua yang tebal dan kokoh, tidak pernah muncul retakan yang menjadi jalur magma di Papua. Akibatnya, Papua tidak memiliki kerucut gunung api sampai saat ini.

Untuk lebih jelasnya, silakan lihat peta tektonik kepulauan Indonesia di bawah ini:

Peta Tektonik Kepulauan Indonesia

Kamu lihat sendiri, bukan? Pulau Kalimantan sangat jauh dari lempeng tektonik dan jalur patahan. Sedangkan pulau Papua dikelilingi sesar aktif/ Potensi terjadi gempa bumi dan tsunami besar di perairan Irian Jaya dan Papua, tapi potensi untuk kemunculan gunung api di daerah tersebut sangat kecil sekali. Dengan demikian, Papua adalah pulau kedua di Indonesia yang tidak memiliki gunung berapi setelah pulau Kalimantan.

Ketebalan lapisan litosfer pulau Papua dan Kalimantan

Pada uraian sebelumnya, kami sempat menyinggung tentang lapisan litosfer. Lapisan litosfer adalah lapisan kerak bumi terluar yang kaku dan kokoh. Litosfer terdiri dari lapisan batuan yang padat dan saling berikatan kuat. Lapisan litosfer memiliki ketebalan rata-rata sekitar 100 km. Semakin tebal dan kuat lapisan batuan di lapisan litosfer, semakin sulit magma di perut bumi keluar pada area tersebut.

Jika kamu bingung, bayangkan saja lapisan bumi itu seperti kue lapis. Nah, ada lapisan litosfer, astenosfer, mesosfer, inti luar bumi dan inti dalam bumi. Ilustrasi lapisan bumi seperti gambar di bawah ini:

Lapisan Lapisan Bumi Dari Inti Bumi Sampai Kerak Bumi
Gambar ilustrasi lapisan litosfer pada kulit bumi

Sampai di sini paham ya?

Nah, ternyata, lapisan litosfer di pulau Kalimantan dan Papua ini relatif lebih tebal daripada pulau yang lainnya. Dan struktur batuan di tanah bagian dalamnya sangat kuat. Dengan demikian, biarpun ada gempa, pulau Kalimantan dan Papua aman dari kemunculan kerucut gunung berapi.

Pulau Kalimantan dan Papua tidak memenuhi syarat kemunculan gunung berapi

Setelah kami mengumpulkan berbagai referensi pendukung tentang kemunculan gunung berapi. Ternyata pulau Kalimantan dan Papua tidak memenuhi syarat akan kemunculan gunung berapi.

  • Pertama, lapisan litosfer di Kalimantan dan Papua kuat dan tebal sehingga sulit pecah. Karena sulit retak/pecah, maka magma bumi tidak bisa keluar di kawasan tersebut untuk membentuk kerucut gunung api.
  • Kedua, tidak terletak di lempeng tektonik besar. Sehingga, tidak ada pemicu kemunculan kerucut gunung api.
  • Ketiga, belum ada aktivitas vulkanologi pada gunung-gunung di kawasan tersebut yang memicu kemunculan magma.
  • Terakhir, pulau Kalimantan dan Papua tergolong pulau yang stabil.

Kesimpulan

Pulau di Indonesia yang tidak memiliki gunung berapi adalah pulau Kalimantan dan Papua. Ada 3 alasan yang mendasari fenomena tersebut:

  • Pertama, lokasi pulau Kalimantan jauh dari lempeng tektonik, yaitu 1024 km.
  • Kedua, pulau Kalimantan dan Papua merupakan pulau yang stabil dengan lapisan listosfer yang kokoh dan kuat. Sehingga magma bumi tidak mudah muncul di area tersebut.
  • Ketiga, pulau Kalimantan dan Papua tidak memenuhi syarat dari kemunculan gunung api.

Akhir kata, semoga informasi ini bermanfaat ya. Jika ada pertanyaan, silahkan sampaikan melalui kolom komentar di bawah.

Baca lebih lanjut: Kenapa di Indonesia Banyak Gunung Berapi? »

Tinggalkan komentar